Beranda Lombok Barat Kemendag Akan Bantu Revitalisasi Pasar

Kemendag Akan Bantu Revitalisasi Pasar

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA BANTUAN: Kepala Disperindag Lobar Agus Gunawan menerima bantuan tenda dari Kementerian Perdagangan, kamis (16/8) lalu.

Pedagang Pasar Diberi Tenda

LOBAR —Kementerian Perdagangan RI mulai memantau sejumlah kebutuhan pokok dan barang pasca gempa di Lombok. Hal ini untuk memastikan ketersediaan pangan, dan harga yang stabil bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Direktur Sarana Distribusi dan Logistik, Kementerian Perdagangan, Sihard Hadjopan Pohan saat menyalurkan bantuan tenda kepada sejumlah kabupaten di Lombok yang terdampak gempa. Menurutnya, jangan sampai kondisi gempa justru dimanfaatkan oleh segelintir pedagang untuk menaikkan harga. “Termasuk bukan barang yang diperlukan selain barang penting itu juga kita pantau. Seperti air mineral, terpal, dan popok bayi mestinya tetap dijual dengan harga wajar,” jelasnya saat ditemui di kantor Disdag NTB, Kamis (16/8).
Sejauh ini, sejumlah harga kebutuhan dan pangan mulai stabil dan terjaga. Meski sebelumnya sempat terjadi peningkatan harga pasca gempa dua pekan lalu. Pihaknya juga memantau sejumlah sarana prasarana perdagangan, seperti pasar. Sebab terdapat sejumlah pasar tradisional di Lombok yang mengalami kerusakan akibat gempa. “Bagaimana nanti rekondisinya kita akan perbaiki. Karena kita juga ada bantuan revitalisasi pasar, baik melalui DAK maupun bantuan,” ungkapnya.
Pembangunan untuk perbaikan akan diprioritaskan pada tahun 2019 mendatang. Sehingga roda perekonomian di pulau Lombok, khususnya daerah dampak gempa dapat kembali pulih. Baik itu Lotim, KLU, Lobar, Mataram, dan Loteng.
Penyaluran bantuan tenda stand darurat bagi para pedagang di sejumlah pasar, diterima Disperindag kabupaten masing-masing. Kementerian Perdagangan baru mengirim 100 stand tenda. Namun tidak menutup kemungkinan akan mendapat pengiriman kembali, jika mengajukan permohonanan kebutuhannya. “Kami akan pertimbangkan, sesuai skala prioritas dan permintaan dari dinas masing-masing,” ujarnya.
Ia mengaku sudah menerima data sejumlah pasar yang mengalami kerusakan dari sejumlah kabupaten itu. Data yang masuk akan dirapatkan di pemerintah pusat untuk prioritas penanganannya. “Pembangunan revitalisasi pasar mungkin tahun depan. Untuk sementara kita kirimkan bantuan tenda agar tidak putus mereka berdagang,” pungkasnya.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lobar, Agus Gunawan mengucap syukur dengan adanya bantuan stan tenda bagi pedagang. Apalagi terdapat sekitar lima pasar tradisional yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Ia mengaku sudah mengusulkan sejumlah pasar untuk diprioritaskan revitalisasi pada tahun 2019. “Yang prioritas tahun depan adalah Gunungsari dan Kediri,” ungkapnya.
Sementara waktu pihaknya akan membangun pasar darurat untuk pasar Gunungsari. Sebab, para pedagang kini berjualan di luar pasar hingga pinggir jalan. Lantaran kondisi bangunan pasar yang mengkhawatirkan. “Di pinggir jalan tidak ada tempat parkir. Jadi menggangu aktivitas lalu lintas,” jelasnya.
Pihaknya berencana merelokasi pedagang ke lahan yang berada di belakang kantor Camat Gunungsari. “Kita rencanakan pasar yang sekarang menjadi taman ikon Gunungsari,” pungkasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here