Beranda Headline BI Salurkan Bantuan Bertahap

BI Salurkan Bantuan Bertahap

BERBAGI
BI FOR RADAR MANDALIKA PENYERAHAN: Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya didampingi anggota Komisi XI DPR RI H Wilgo Zainar menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Bupati KLU Najmul Akhyar untuk korban gempa.

MARARAM -Sejak terjadi gempa bumi yang menimpa Lombok 29 Juli 2018, Bank Indonesia (BI) secara bertahap menyalurkan bantuan sosial kepada korban bencana. Penyaluran bantuan dilakukan secara merata, terutama pada daerah yang paling terdampak bencana gempa, khususnya di Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Penyaluran bantuan sosial kali ini berlokasi di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, KLU. Sekaligus peresmian program bantuan dan penyerahan secara simbolis kepada kepada Bupati KLU, Najmul Akhyar. Hadir pula anggota Komisi XI DPR RI H Wilgo Zainar, jajaran pimpinan Bank Indonesia, tokoh masyarakat Desa Gondang, serta para warga pengungsian di Desa Gondang.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Bank Indonesia (BI) untuk meringankan beban masyarakat korban bencana gempa. “Penyaluran bantuannya secara bertahap,” ujarnya.
Pemberian bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat korban gempa melalui identifikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait. Hal tersebut sejalan dengan Keputusan Sekretaris Daerah Provinsi NTB Nomor 360-05 Tahun 2018 tentang Pembentukan Posko dan Pembagian Tugas Organisasi Perangkat Daerah, Instansi Vertikal, dan BUMN dalam Penanggulangan Gempa Bumi di Pulau Lombok. Serta Keputusan Gubernur NTB Nomor 360-653 Tahun 2018 perihal perpanjangan penetapan status keadaan tanggap darurat bencana alam gempa bumi di Pulau Lombok hingga 25 Agustus 2018. Bantuan yang diberikan selama masa tanggap darurat diantaranya penyediaan air bersih dan sarana MCK di 26 posko, penyediaan tenaga dokter/paramedis/obat-obatan dan program trauma healing oleh psikolog dengan pendirian pos kesehatan dan trauma healing, serta penyediaan stok (makanan dan non-makanan) untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.
Selain menyalurkan bantuan kepada korban gempa, BI ikut hadir dalam kegiatan trauma healing untuk menghibur warga Desa Gondang yang didominasi oleh ibu-ibu dan anak-anak. Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan warga tersebut semakin meriah dengan adanya kehadiran Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.
“Kegiatan diisi dengan menyanyi bersama, mewarnai gambar, dan pertunjukan sulap dari Kak Seto. Program trauma healing sangat penting sebagai pengalihan trauma warga pasca gempa dan membangkitkan kembali semangat warga agar dapat pulih serta beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (cr-can/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here