Beranda Lombok Timur Sisi Lain Kegiatan Kunjungan PMI Pusat ke Lotim

Sisi Lain Kegiatan Kunjungan PMI Pusat ke Lotim

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA RELAWAN: Salah satu relawan dari Jenewa, yang akan tinggal melakukan aksi kemanusiaan membantu warga terdampak gempa bumi Lombok.

Tiga Relawan Luar Negeri Siap Bantu Korban Gempa

PMI Pusat banyak memberikan support bantuan kemanusiaan terhadap korban gempa bumi di Lotim, maupun di Lombok Utara. Korban luka berat tak luput dari perhatiannya, dengan dibantu tongkat maupun kursi roda.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

Palang Merah Indonesia (PMI), merupakan lembaga sukarela dan sifatnya kemitraan dengan pemerintah. Mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Andil PMI dalam setiap kegiatan kemanusiaan, tak bisa diragukan lagi. Mereka mampu bergerak cepat, tanpa harus menunggu pihak berwenang turun tangan.
PMI dikenal tidak mengenal batas nilai, tidak terpanggil melalui instruksi. Melainkan semua atas inisiatif sendiri. Karena itu selama terjadi bencana gempa bum Lombok, PMI pusat memberikan apresiasi tinggi terhadap PMI Lombok Timur (Lotim), karena melihat cepat memberikan tanggap bencana. Itu dilihatnya juga dari perjalanan PMI daerah yang sudah cukup tanggap dan paham atas apa yang harus dilakukan.
Memang, kemampuan negara cukup besar melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), atau pun kementerian. Namun PMI tak bersaing dengan aparat negara itu. PMI melakukan tindakan cepat terhadap apa yang tidak dilakukan pemerintah. Sehingga, PMI disebut selalu fleksibel tanpa batasan waktu melekat di tengah masyarakat. PMI juga fleksibel karena status relawan tersebut.
PMI memang tidak bisa membangun konstruksi. Namun andil pentingnya adalah membantu dari segi medis, maupun pemulihan psikis. Sampai masyarakat terkena dampak gempa bumi, benar-benar normal. Prinsip tugas utama PMI, menolong seperti pelayanan hajat hidup orang banyak, pelayanan kesehatan dan sebagainya. Sehingga wajar, PMI pusat berharap tindakan diambil PMI di tingkat daerah selama bencana, bisa menjadi model penanganan bencana yang baik.
Wakil Ketua PMI Pusat Marsekal Madya TNI (Purn) H Ginandjar Kartasasmita, saat mengunjungi para personel PMI Lombok Timur (Lotim) banyak memberikan arahan. Itu untuk menjadi modal semangat, tetap ikhlas membantu sesame yang terkena musibah kemanusiaan.
PMI Pusat juga datang membawa sejumlah bantuan terhadap para korban gempa bumi yang masih menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selong Lotim. Satu persatu, bersama pengurus PMI lainnya menyapa para keluarga korban yang terbaring lemah di atas ranjang perawatan.
Salah satu korban yang dikunjunginya, adalah korban yang mengalami patah tulang, akibat terkena reruntuhan rumahnya saat diguncang gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR). Ginandjar memberikan bantuan berupa kursi roda. Termasuk juga memberikan bantuan berupa tongkat.
Bukan itu saja. PMI pusat membawa tiga sukarelawan asing, untuk membantu bencana kemanusiaan ini. Sukarelawan itu ada yang berasal dari Jenewa dan Malaysia. “Tiga orang dari Jenewa dan Malaysia itu akan tinggal membantu kita di sini,” kata Ketua PMI Lotim, H Sahdan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here