Beranda Headline Sandi Semangati Korban untuk Bangkit

Sandi Semangati Korban untuk Bangkit

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA KUNJUNGAN: Sandiaga Uno saat mengunjungi korban gempa di Dusun Wadon, Desa Kekait Gunung Sari, kemarin.

Dukung Status Bencana Nasional

LOBAR — Bakal Calon (Balon) Wakil Presiden (Walpres) RI, Sandiaga Uno setuju jika bencana di Lombok ditetapkan sebagai bencana nasional. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu melihat peningkatan status bencana nasional layak diberikan. Apalagi dampak gempa 7,0 skala richter (SR) sangat berdampak kepada perekonomian di Lombok.
“Tadi saya berdiskusi dengan Gubernur NTB terpilih, Dr Zul. Ada pemikiran status bencana nasional karena yang terdampak luar biasa banyaknya,” kata Sandi saat mengunjungi korban gempa di Dusun Wadon, Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, kemarin.
Di Lobar saja, terdapat sekitar 53 ribu bangunan yang rusak. Kemudian 260 ribu lebih warga terdampak akibat gempa pada Minggu (5/8) malam itu.
Sehingga perlu adanya pembicaran lebih lanjut untuk mengarah ke status bencana nasional. “Gubernur terpilih ingin ini dikatakan bencana nasional, dan ada badan khusus yang dipimpin setingkat menteri untuk pemerintah daerah dan pusat melakukan pembangunan kembali. Seperti yang dilakukan di Jogja maupun Aceh,” jelasnya.
Menurutnya, dampak bencana gempa berdampak sekali pada perekonomian di sektor pariwisata. Terlebih lagi pariwisata menjadi andalan daerah Lombok, termasuk Lobar. “Sektor pariwisata sangat terdampak, sehingga perlu uluran tangan dari seluruh masyarakat, terutama pemerintah pusat,” imbuhnya.
Politisi Gerindra ini tetap memberikan semangat kepada masyarakat Lobar untuk kembali bangkit. Menurutnya, inilah kesempatan untuk membangun kembali dan menanamkan mindset baru. Dimana Lombok dan masyarakatnya strong. Kondisi ini juga perlu menjadi perhatian pemerintah pusat untuk merekonstruksi Lombok, baik fisik maupun mental masyarakatnya. “Masyarakat di sini sangat kuat. Serta bisa membangun potensi-potensi yang ada di sini, seperti pariwisata,” katanya memberi semangat.
Ia meyakini setelah pemulihan pascagempa ini, masyarakat akan “naik kelas”. Tidak hanya dari sektor pendidikan yang berkualitas, tetapi juga sisi lapangan pekerjaan. “Untuk ibu-ibu mudah-mudahan harga pangan tidak mahal lagi,” tegasnya.
Sebelum mengunjungi korban gempa di Lobar, Sandi mendatangi Pasar Gunungsari. Pria yang gemar berolah raga itu mengecek sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional itu pascagempa. Kabarnya Sandi telah merogok kantong pribadinya untuk memberikan bantuan hingga Rp 2,3 miliar bagi korban gempa di Lombok. (win/r3/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here