Beranda Kriminal Korban Melawan, Penjambret Tumbang

Korban Melawan, Penjambret Tumbang

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA MERINGKUK: Subki, jambret yang tubuhnya penuh tato berhasil dilumpuhkan korbannya, setelah melakukan aksi pencurian Hp di Desa Sakra (14/8) lalu.

LOTIM – Jambret inisial SU alias Subki, 34 tahun asal Dusun Gubuk Pande Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur (Lotim), nyaris babak belur dihajat warga Sakra. Jambret ini berhasil diamankan, setelah korban melakukan perlawanan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Menghindari massa yang makin beringas, pelaku pun digiring ke Mapolres Lotim.
Ketika itu korban sekitar pukul 15.30 Wita (14/8) lalu, baru saja pulang dari sawahnya. Saat korban baru menunggangi sepeda motornya, dan menaruh handphone di kantong depan motor, tiba-tiba pelaku yang datang dari arah belakang. Pelaku langsung menaiki sepeda motor korban dan berada di posisi depan korban.
Aksi saling pukul antara korban dan pelaku pun terjadi di atas sepeda motor korban. Diduga pelaku awalnya ingin melakukan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), sehingga langsung naik motor korban dari depan dan ingin menyingkirkan korban. Apes, aksi pelaku gagal setelah terjadi baku hantam.
Pelaku yang kalah baku hantam langsung melepas sepeda motor korban. Begitu ketika turun dari kendaraan korban, justru pelaku mengambil HP milik korban yang ada di kantong motor. Sambil berlari menuju temannya yang sudah menunggu tidak jauh dari korban.
Begitu pelaku naik sepeda motor temannya untuk melarikan diri, korban mengejarnya dan menarik pelaku hingga terjatuh. Perkelahian pun kembali terjadi antara korban dan pelaku, sehingga pelaku tumbang dan sempat mendapat hadiah bogem dari warga.
Kapolres Lotim melalui Kapolsek Sakra, AKP H Junep membenarkan satu jambret tertangkap setelah terjadi perkelahian sengit dengan korban. Selain mengamankan pelaku, juga mengamankan barang bukti satu handphone milik korban. “Pelaku kita amankan ke Mapolres, menghindari amukan massa. Sementara satu pelaku lainnya, masih dalam pengejaran,” kata Junep.
Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada agar tidak menjadi korban pencurian. Masyarakat juga diharapkan tidak membiasakan diri menaruh HP atau dompet di kantong motor, yang dapat memicu terjadinya aksi kriminal di jalanan. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here