Beranda Headline BMKG Pertanyakan Validitas Sumber Data Bupati

BMKG Pertanyakan Validitas Sumber Data Bupati

BERBAGI
logo bmkg

MATARAM – Badan Metorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mempertanyakan validitas data yang menjadi rujukan Bupati Lombok Timur, H Moch Ali Bin Dahlan.
“Saya pastikan informasi yang disampaikan Bupati Lotim bukan berasal dari BMKG. BMKG dan seluruh pegawai tidak pernah mengeluarkan statement seperti itu. Mohon Pak Bupati melakukan cek dan kroscek ulang data,” pinta Kabag Humas BMKG Hary Tirto di Jakarta melalui rilis resminya yang diterima di Mataram, kemarin.

Terkait dengan perkembangan gempa susulan, Hary mengatakan BMKG terus melakukan monitoring hingga keadaan stabil.
Informasi yang disiarkan BMKG, lanjut Hary Tirto merupakan amanat UU Nomor 31 Nomor 2009. BMKG menjadi lembaga pemerintah resmi yang menyelenggarakan kegiatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika berupa pengamatan, pengelolaan data, penelitian, rekayasa, dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan tersebut, Hary juga menyesalkan maraknya beredar berita bohong (hoax) soal gempa bumi di Lombok. Menurutnya, hoax tersebut disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dan ingin memperkeruh suasana di Lombok.

Hingga saat ini, belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat (kapan dan berapa kekuatannya-red). Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tidak termakan isu-isu yang menyesatkan dan tidak jelas asal muasalnya.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi terkait gempabumi bersumber dari BMKG. Silakan akses info BMKG melalui website maupun media sosial bukan yang lain. Kami terus memantau selama 24 jam,” tutupnya. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here