Beranda Lombok Barat Warga Narmada-Lingsar Butuh Bantuan

Warga Narmada-Lingsar Butuh Bantuan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA BERKUMPUL : Suasana pengungsian di Dusun Jelateng Timur, Desa Gegerung Lingsar, kemarin.

LOBAR — Ribuan korban gempa yang ada di Kecamatan Narmada dan Lingsar, luput dari perhatian. Selama ini, bantuan dan donasi dari berbagai donatur hanya tertuju untuk Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Kecamatan Gunung Sari. Padahal kondisi 10 desa di dua kecamatan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.
Seperti yang dialami di Dusun Jelateng Timur, Desa Gegerung Kecamatan lingsar. Di dusun itu terdapat sekitar 687 kepala keluarga (KK) yang mengungsi di tenda darurat. Berdasarkan pantauan, tingkat kerusakan di dusun tersebut mencapai sekitar 80 persen. Terdapat rumah yang kondisinya sudah roboh dan nyaris rata dengan tanah. Bila pun ada yang masih berdiri, namun kondisinya tidak memungkinkan untuk dapat dihuni karena terancam roboh setiap waktu.
“Rumah mereka semua rusak, makanya bertahan di tenda ini,” ungkap Kepala Dusun Jelateng Timur, H Jaelani ditemui di lokasi, kemarin.
Setidaknya terdapat 200 unit rumah rusak parah. Warga terpaksa harus pindah ke tenda pengungsian. Hanya masalahnya, ketersediaan terpal minim. Sementara jumlah pengungsi yang cukup banyak. Tenda itu nantinya akan ditempati hingga batas waktu yang tidak bisa diperkirakan. “Masih lama kita akan tinggal di sini, bisa jadi satu tahun,” ujarnya.
Ia sangat berharap adanya bantuan segera bagi warganya. Baik itu dari donatur maupun Pemkab Lobar. Selain tenda, warga para pengungsi juga membutuhkan obat-obatan, selimut, dan makanan cepat saji.
Seorang korban yang kondisi rumahnya sangat berat, Rukayah tidak bisa berhenti menangis. Kondisi rumah yang sebagian longsor membuat tidak dapat lagi dihuni. “Saya hanya bisa menangis melihat kondisi rumah saya yang rusak, suami saya sudah meninggal,” katanya.
Sekda Kabupaten Lombok Barat, H M Taufiq tidak menampik ada korban di dua kecamatan itu luput dari perhatian orang. Padahal dari data, terdapat ribuan warga masyarakat yang menjadi korban.
Ia pun cukup sedih karena saat berada di jalan raya banyak melihat iring-iringan bantuan korban gempa. Hanya tujuannya ke KLU saja, namun di Lobar justru luput. Ia berharap kepada masyarakat atau donatur untuk dapat memperhatikan korban di Narmada dan Lingsar.
“Karena saat ini dana siaga tanggap darurat kita sudah mau habis, kita butuh bantuan dari pihak luar,” pungkasnya. (Win/r3)

BERBAGI
Artikel sebelumyaWarga Sempat Dibuat Takut
Artikel berikutnyaLobar Ikut Berduka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here