Beranda Headline Tim Labfor Ambil Sampel di Pasar Renteng

Tim Labfor Ambil Sampel di Pasar Renteng

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA PEMERIKSAAN: Dua orang Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polres Denpasar, Bali melakukan pemeriksaan di Pasar Renteng, kemarin.

PRAYA — Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polres Denpasar Bali turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Pasar Renteng Kecamatan Praya, kemarin.
Saat olah TKP, tim Labfor juga mengambil sampel yang kemudian akan dibawa untuk diuji di Labfor Denpasar, Bali. Adapun sampel yang dibutuhkan abu, kabel, bahkan seng tak luput dari pemeriksaan juga. Kemudian sampel ini bakal dianalisis dan uji lab.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P Girsang yang mendampingi ke TKP menjelaskan, pihaknya belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan maupun penyebab kebakaran.
“Hasilnya apa, sementara ini belum bisa kita jawab. Iya kira-kira satu minggu lagi,” terangnya di lokasi pada wartawan, kemarin.
Disampaikan bahwa pihaknya memulai pemeriksaan dari lokasi yang diperkirakan menjadi titik awal api. Sebab, dari keterangan 12 saksi yang pihaknya periksa, mereka tidak mengetahui apa penyebab kebakaran, namun mereka beranggapan itu karena arus pendek listrik.
“Dari itu kita akan mendalami tingkat kerusakan atau tingkat pemanasan yang paling tinggi. Kami fokuskan terkait potensi sumber panas sebagaimana yang kami sebutkan tadi,” jelas dia.
Rafles mengaku, sebelum hasil lab dikeluarkan oleh Tim Labfor ini, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran pasar tersebut. Sehingga, terkait perkembangan kasus tersebut, pihaknya meminta publik menunggu penyelidikan utuh dari kepolisian.
“Lihat saja hasil kesimpulan dari Tim Labfor kedepannya. Jika memang ada kesengajaan tentu kami akan terus melakukan penyelidikan,” janjinya.

Dia menegaskan, olah TKP itu paling akan dilakukan hanya beberapa jam. Karena petugas tim itu selain akan memerikan TKP, tentu akan memeriksa saksi-saksi juga. Namun untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, personel pun disiagakan di lokasi untuk menjaga netralitas lokasi kebakaran. Masyarakat dilarang melintasi garis polisi yang sudah dipasang di TKP.
“Untuk mereka pedagang sementara ini kita minta untuk untuk jualan di lokasi yang terletak tidak jauh dari lokasi,” ujarnya.

Pantauan di TKP tim Labfor tiba sekitar pukul 10,00 wita dikawal personel kepolisian melakukan penjagaan. Bahkan sempat terlihat ada ibu-ibu bersitegang dengan aparat karena memaksa masuk untuk mengambil besi.
“Sekitar tiga jam tim melakukan pemeriksaan di pasar,” bebernya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here