Beranda Praya Metro Kirimkan Doa untuk Korban Gempa

Kirimkan Doa untuk Korban Gempa

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA PEDULI KORBAN GEMPA: Syehk Ali Jaber (tengah), Kapolda NTB, Wakapolda, Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT saat menggelar tablig akbar, Rabu malam.

PRAYA — Pada malam acara tagbir akbar dan doa bersama untuk korban gempa diwarnai dengan tangisan di Alun-alun Tastura, Rabu malam. Sebelum acara dimulai, dilakukan salat isak berjamaah yang diimami Syehk Ali Jaber di lokasi.

Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT mengatakan, ini merupakan kegiatan yang mulai dimana sekarang situasi maupun kondisi NTB sangat mencekam karena gempa bumi yang terjadi belakangan ini. Terlebih lagi dengan jumlah korban yang sudah mencapai 381 orang lebih yang meninggal dunia (MD) akibat gempa itu membuat semua masyarakat merasa taruma.
“Mari kita doa bersama untuk keselamatan kita semua,” ucap Suhaili.
Selain itu, pihaknya memberikan imbuan agar masyarakat tidak percaya dengan isu hoax. Yang mana belakangan ini banyak informasi pencuri maupun prampok yang dilepas diwilayah masing masing. Sebab semua itu tidak benar. Tidak hanya itu, pihaknya dari Pemkab maupun aparat tetap melakukan siaga satu baik untuk kriminalitas maupun bencana gempa.
“Saya sudah perintahkan pada semua kades, semua jajaran tingkat kecamatan untuk siaga bencana,” bebernya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendoakan ribuan warga yang terkena gempa agar mereka bisa diterima disisi Allah SWT. Dan bencana alam ini bisa segera berakhir.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Ahmad Juri menyampaikan, dirinya sangat bersyukur bisa hadir di tempat mulia ini. Insiden gempa yang sekarang NTB alami, merupakan sebuah peringatan untuk kita semua mendekat diri lagi kepada yang maha kuasa.
“Mari kita doakan saudara kita yang masih sakit cepat sehat dan untuk warga yang meninggal agar dihapus dosanya,” ucapnya.
Terkait berita hoax yang beredar jangan dipercaya, sebab tiga hari belakangan ini, angka kriminalitas dibilang turun drastis. Artinya, polisi kamtibmas tetap berjaga dan tidak mungkin ada pencuri maupun perampok yang bertebaran sesuai informasi tersebut.
“Tiga hari terakhir keamanan kondusif. Makanya saya mengajak masyarakat untuk tetap siaga,” tegasnya.
“Karena darah saya merupakan darah warga Lombok. Saya tidak berani menolak jika ada undangan dari Lombok,” sambung Syehk Ali Jaber. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here