Beranda Praya Metro Warga Sempat Dibuat Takut

Warga Sempat Dibuat Takut

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA AKBP Kholilur Rochman

PRAYA — Pasca gempa yang terjadi Minggu malam lalu, beredar informasi jika kawanan perampok memanfaatkan momen ini untuk beraksi. Dalam rekaman suara yang beredar di medsos dan lainnya, dikabarkan ada satu truk berisikan kawanan rampok beraksi di wilayah hukum Polres Loteng. Demikian juga daerah lainnya.
Atas informasi ini, warga pun sejak Minggu malam sampai tadi malam dibuat resah. Ini dibuktikan dengan banyaknya warga berjaga-jaga di masing pertigaan, simpang empat dan titik perbatasan untuk berjaga-jaga lengkap dengan senjata tajam mereka.
Pantauan Radar Mandalika Senin malam sekitar pukul 01.45 Wita dini hari, dari Kampung Bermis di jalan raya sampai Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah berjaga-jaga. Mereka semua lengkap dengan senjata tajamnya.
Atas kondisi ini, Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman buka suara, dia memastikan semua informasi di media sosial seperti Facebook maupun medsos lainya terkait banyak rampok bahkan maling itu tidak benar. Berita itu semua hoax alias bohong.
“Kami tetap secara ekstra melakukan patroli ke semua wilayah guna menjaga keamanan. Tidak ada kejadian seperti yang meresahkan masyarakat itu,” tegasnya, kemarin.
Kapolres menegaskan mengenai isu perampokan, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Jangan mudah terhasut informasi yang tidak jelas sumbernya. Dimana, saat ini anggota dari Polres Loteng sendiri berkoordinasi dengan pihak aparat lainnya TNI sedang melakukan peningkatan patroli maupun besar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami terus memantau semua wilayah. Hasilnya masih terbilang aman,” yakin kapolres.
Selain itu, pihaknya juga tetap meminta kepada semua badan keamanan desa (BKD) maupun Polsek setempat untuk terus turun pada malam harinya ke tengah masyarakat. Tujuannya agar masyarakat agar merasa terlindungi.
“Kalau memang ada yang mencurigakan lebih baik segera dilaporkan,” pesannya.
Kapolres menambahkan, semua masyarakat bersatu dan bersama-sama berdoa. Jadilah netizen yang kritis, jangan mudah percaya informasi yang tidak jelas, apalagi memperkeruh suasana dengan membagikan berita-berita bohong. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here