Beranda Headline Respons Cepat Pemkab untuk Korban Gempa

Respons Cepat Pemkab untuk Korban Gempa

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA SERIUS: Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT saat memimpin rapat tindakan pasca gempa, kemarin.

PRAYA – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Loteng merespons cepat korban gempa bumi di beberapa titik di Gumi Tastura. Bagi warga yang bangunan rusak, pemerintah berjanji akan memberikan bantuan berupa material bangunan agar warga segera bisa diperbaiki tempat tinggalnya.

Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT menegaskan, para korban gempa yang rumahnya rusak ringan sudah ada sebagain menempati. Namun, pada malam hari mereka tetap kembali ke pengungsian atau tenda yang sudah didirikan.
Sehingga, untuk membantu mereka itu, pihaknya sekarang melaksanakan rapat tanggap darurat bencana bersama semua SKPM terkait untuk segera menyalurkan bantuan beruapa material.
“Kalau untuk bantuan sembako dan tenaga medis tetap kami siapkan di setiap titik pengungsian,” kata Suhaili dalam rapat di pendopo, kemarin.
Selain itu, untuk membantu warga yang mengungsi, dirinya memerintahkan kepada semua kecamatan untuk membuat posko darurat dan meminta agar pol PP maupun semua Badan Keamanan Desa (BKD) untuk ekstra memantau keamanan rumah warga yang ditinggal warga mengungsi.
“Banyak oknum yang memanfaatkan kondisi sekarang ini,” katanya.
Menurut bupati, pihaknya masih belum mengetahui hingga kapan gempa ini akan berakhir, karena BMKG hingga sekarang masih belum bisa menyimpulkanya. Sehingga, semua pihak harus bekerja sama guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
“BPBD akan tetap koordinasi dengan BMKG untuk memantau kondisi yang akan terjadi,” pintanya.
Sementara itu, Sekda Loteng, HM Nursiah menegaskan, pihaknya sudah sepakat untuk membantu rumah yang rusak dengan bantuan material semen maupun seng dalam waktu dekat.
Namun sebelum bantuan tersebut diberikan, dinas terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah turun melakukan verifikasi dan validasi data jumlah bangunan yang rusak berat.
Dari data itu, jumlah rumah rusak berat akibat bencana gempa mencapai ratusan rumah dan mereka layak menerima bantuan. Kerusakan terparah terjadi di tiga kecamatanan, Batukliang, Pringgarata dan Batukliang Utara (BKU).
“Agar mereka yang dapat menilai berapa harga material bangunan yang layak diberikan kepada korban,” tuturnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here