Beranda Lombok Barat Pencurian Saat Gempa Hanya Hoax

Pencurian Saat Gempa Hanya Hoax

BERBAGI

LOBAR —Polisi mengimbau seluruh masyarakat Lobar untuk tidak percaya informasi palsu atau hoax. Menyusul beredarnya isu adanya pencurian pascagempa bumi 7,0 skala richter (SR).
Pihak Polres Lobar memastikan jika isu yang beredar melalui sosial media itu tidak benar. Bahkan Kapolres Lobar, AKBP Heri Wahyudi meminta agar warga tidak mudah terpengaruh dan terpancing. “Pemberitaan itu hoax, yang bertujuan membuat resah masyarakat,” tegas Heri, kemarin.
Bukan tanpa dasar Kapolres meyakini jika berita itu hoax. Jika informasi itu benar, tentunya korban akan segera melaporkan kepada aparat keamanan. Bukan justru menyebarkan melalui media sosial. “Karena akan berdampak buruk di masyarakat,” sambungnya.
Ia kembali mengimbau agar kegiatan poskamling di masing-masing wilayah diintensifkan guna menjaga kamtibmas. Kemudian Bhabinkamtibmas diminta tetap melindungi masyarakat. “Kami bersama Bhabinkamtibmas akan tetap melindungi masyarakat, dari kejahatan meskipun kami menjadi korban juga,” tegasnya.
Sejauh ini pihaknya tengah fokus membantu para korban gempa di Lobar, dengan membangun tenda dapur umum di Mapolsek Senggigi. Termasuk dapur umum untuk menyiapkan pendistribusian bantuan berupa logistik dan makanan bagi korban gempa.
Pihaknya sudah menyebar 500 nasi bungkus ke lokasi-lokasi pengungsian. Selain itu, pasukan Dalmas Dit Sabhara Polda NTB juga membuat tiga buah tenda besar dengan kapasitas 40 orang untuk memenuhi kebutuhan korban gempa. “Untuk droping air kami menggunakan mobil water cannon serta mobil tangki air milik Polres Lobar di kecamatan Batulayar,” pungkasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here