Beranda Praya Metro Menengok Potensi Desa Aik Bual Menuju Desa Wisata

Menengok Potensi Desa Aik Bual Menuju Desa Wisata

BERBAGI
POKDARWIS AIK BUAL/RADAR MANDALIKA TERAMPIL: Dul Hayyi saat duduk di tembok hasi lukisannya.

Bikin Kampung Edukasi, Ekowisata Jadi Andalan

Kali ini Radar Mandalika ingin berbagi cerita pemuda desa yang kreatif dan inspiratif dalam dunia seni. Salah satu warga Desa Aik Bual, Kecamatan Kopang bernama Dul Hayyi. Pria satu ini memiliki keahlian dalam seni lukis. Keahliannya bakal mematangkan desa wisata hingga ekowisata.
HAFIDZUDDIN – LOMBOK TENGAH

BERADA di kawasan utara Lombok tengah, Dul Hayyi konsen dalam menggunakan skill yang di milikinya pada bidang seni lukis. Alhamdulillah, tak jarang tamu asing yang tertarik dengan karyanya hingga memesan lukisan.
Karenanya Dul Hayyi wajar bisa dikatakan sebagai aset Aik Bual, aset kabupaten bahkan provinsi yang mesti terus dibina oleh pemerintah terkait.
Ke depan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di wilayah setempat merencanakan Desa Aik Bual sebagai salah satu daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara. Destinasi wisatanya berbentuk pengembangan wisata yang diupayakan memiliki ruang khusus bagi generasi muda dan masyarakat yang ingin belajar melukis untuk diakomodir sebagai bentuk wisata edukasi agar seni lukis tersebut tidak hilang terbawa arus peradaban di kemudian hari.
“Semoga niat bagus tersebut bisa segera kita wujudkan dan bagi Saudaraku Dul Hayyi. Teruslah berkarya membangun nama baik kampung halaman. Kami selalu ada dalam menyemangatimu kawan,” kata Ketua Pokdarwis Aik Bual, Hairul Anam.
Sejumlah ekowisata juga bakal dikembangkan yakni berupa jelajah hutan. Di sana, wisatawan bisa menjumpai beragam buah-buahan yang bisa dipetik seperti durian, avokad, manggis, sirsak, dan lainnya Di samping itu, dengan di sana-sini melihat hewan liar seperti musang, lutung, dan monyet.
Pria yang juga Kepala SMK NW Pariwisata Aik Bual ini yakin nantinya program pemberdayaan potensi desa seperti ini bakal mendatangkan wisatawan dari berbagai tempat jika penataan sudah dilakukan dengan baik.
“Sekarang wisatawan masih sedikit. Namun perlahan tapi pasti Insya Allah kita makin berbenah lebih baik,” katanya yakin. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here