Beranda Lombok Timur Ketika Pulau Lombok Diguncang Gempa 6,4 SR (9)

Ketika Pulau Lombok Diguncang Gempa 6,4 SR (9)

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA PENYERAHAN : Para pengungsi di Kecamatan Sembalun saat menerima bantuan kebutuhan pendidikan dan perlengkapan bayi, saat diserahkan Yayasan Keris Pena Maulana Syaikh, belum lama ini.

Yayasan Keris Pena Maulana Syaikh Sumbang Kebutuhan Pendidikan, dan Bayi

Gempa susulan 7,0 SR tidak saja meluluh lantahkan Lotim, tapi juga daerah lain di Pulau Lombok hingga Bali. Hingga kini, berbagai jenis bantuan kebutuhan dasar dan pendidikan, terus mengalir bagi korban gempa.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

PASCA pemerintah menetapkan perpanjangan status tanggap darurat, Pulau Lombok langsung digoyang gempa susulan berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR). Goyangannya lebih dahysat dari gempa pertama yang memporak porandakan hanya tiga kecamatan, yakni Sembalun, Sambelia dan Kecamatan Bayan Lombok Utara.
Gempa susulan dahsyat yang membuat panik masyarakat seantero Lombok dan Bali ini, memporak porandakan semua kabupaten/kota di Pulau Lombok. Bahkan, Bali di wilayah Karang Asem juga terkena imbas cukup parah akibat gempa dahsyat itu.
Dari pihak Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Menkopolhukam, sudah turun melihat situasi secara langsung pasca gempa ke Lotim, maupun ke Kabupaten Lombok Utara (KLU). Mereka membawa bantuan logistik untuk para pengungsi. Tak sedikit jumlah rumah, fasilitas umum, fasilitas ibadah dan lainnya yang rata dengan tanah. Wilayah Kecamatan Selong saja, Masjid Raya Al Mujahidin mengalami kerusakan ringan akibat gempa. Tak terkecuali kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim. Hingga saat ini kebutuhan logistik, masih terus mengalir untuk mereka yang menjadi korban gempa bumi Lombok. Terutama, di wilayah Pringgabaya, Montong Gading dan beberapa wilayah lainnya. Utamanya, Kabupaten Lombok Utara yang dinyatakan paling parah.
Di tengah derasnya aliran kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, air dan sebagainya mengalir dari berbagai pihak. Yayasan Keris Pena Maulana Syaikh memberikan perhatian khusus pada anak-anak, terutama korban gempa bumi di Kecamatan Sembalun dan Sambelia. Bantuan sederhana dibawanya berupa kebutuhan pendidikan seperti buku dan sebagainya. Termasuk, memberikan bantuan kebutuhan bayi seperti popok.
Bantuan terhadap korban bencana gempa bumi Lombok ini, merupakan bentuk kepedulian Yayasan Keris Pena Maulana Syaikh. Apalagi yayasan ini bergerak salah satunya di bidang sosial. “Alhamdulillah, mereka anak-anak kita sangat senang menerima buku dan peralatan sekolah lainnya. Begitu juga para orang tua, senang sekali kita bawakan popok untuk bayi-bayinya, ”kata Marzuki, ketua Yayasan Keris Pena Mualan Syaikh. (bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here