Beranda Headline Sadis, Begal Tebas Guru Kursus

Sadis, Begal Tebas Guru Kursus

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA DIRAWAT: Anggta kepolisian saat mengunjungi korban di RSU Provinsi NTB.

PRAYA — Aksi sadis kawanan begal kembali terjadi di Loteng, Jumat (3/08) lalu. Kali ini, yang menjadi korban adalah seorang guru kursur di Ganesa Praya, Raden Hary Sunaryo, 41 tahun warga Dusun Tomber Desa Labulia, Kecamatan Jonggat. Akibatnya korban harus dilarikan ke RSUD Provinsi NTB.
Adapun luka akibat aksi kawanan begal, korban mengalami luka tebas oleh parang pelaku yang menyebabkan luka robek di tangan sebelah kiri dan punggung korban.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P Gisrang mengatakan, kasus ini sekarang masih dalam penyelidikan untuk menangkap kawanan pelaku tersebut. “Kami sedang memburu pelaku,” katanya, Sabtu (4/08).
Dari keterangan korban, kejadian bermula sekitar pukul 21.45 Wita. Diama saat itu, korban menggunakan sepeda motor jenis Honda Supra X 125 hendak pulang ke rumahnya dari Mataram. Setibanya di jalan arah ke Ubung tepatnya di jalan raya Tandek sekitar 100 meter dari jalan by pass, tiba-tiba korban dihadang oleh para pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor jenis metik. Kemudian para pelaku menghadang korban. Melihat dirinya dihadang korbanpun berhenti. Setelah itu, salah satu pelaku menggunakan topi ayaman daun lontar (kecapi, Red) langsung menyenter wajah korban, lalu menebas korban yang mengenai bagian tangan, punggung, ibu jari tanggan sebelah kiri putus, siku kanan robek, dan pergelangan tangan kiri hampir putus.
“Saat ditebas para pelaku meminta korban menyerahkan motornya,” cerita Refles.
Pasca kejadian itu, korban pun minta tolong kepada warga sekitar. Mendengar teriakan korban wargapun berhamburan dan mengejar para pelaku namun pelaku berhasil melarikan diri bersama kendaraan korban.
“Korban yang terluka parah langsung dibawa ke RS Provinsi NTB untuk mendapatkan penanganan medis,” jelasnya.
Tidak lama, aparat kepolisian yang menerima laporan langsung ke TKP dan menemui korban. Dari ketarangan korban pelaku berjumlah sekitar tiga orang dengan ciri-ciri salah satu pelaku yang menyenter wajah korban ciri-cirinya kurus tinggi, wajah hitam agak kusam, menggunakan baju putih, memakai topi kecapil rambut tebal, satu lagi teman pelaku yang juga ikut menebas korban orangnya pendek.
“Dia tahu pasti wajah korban, namun mereka bukan asli warga setempat,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Jonggat IPTU Larep mengatakan, pihaknya tetap mengungjungi korban di RSU Provinsi. Kondisinya sudah mulai membaik dan segera diizinkan pulang.
“Korban sudah sadar sekarang,” sambung dia. (jay/r1)

BERBAGI
Artikel sebelumyaPasar Renteng Ludes
Artikel berikutnyaKubah Kantor Bupati Jebol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here