Beranda Headline Kubah Kantor Bupati Jebol

Kubah Kantor Bupati Jebol

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA JEBOL: Kubah kantor Bupati Lobar jebol, kemarin.

LOBAR — Gempa dengan kekuatan gempa 7,0 skala richter (SR) yang mengguncang Pulau Lombok merusak sejumlah bangunan di Lombok Barat (Lobar). Tidak terkecuali bangunan fasilitas pemerintahan setempat.
Seperti yang terlihat pada gedung putih kantor Bupati Lobar. Kubah dari bangunan megah tersebut jebol akibat guncangan gempa yang terjadi Minggu (5/8) malam itu.
Rusaknya kubah itu membuat pejabat yang beruangan di dalam gedung itu terpaksa diungsikan. Baik itu Bupati Lobar, Sekda, maupun bagian Setda Lobar yang berkantor di gedung itu.
Sehingga langkah antisipasi, untuk sementara waktu Bupati dan Sekda Lobar akan berkantor di pendopo bupati dan wakil bupati Lobar.
“Kerusakan kantor masih di cek oleh Dinas PU, saya sendiri akan ngantor di Pendopo, dan Sekda di Pendopo Wabup,” ungkap Bupati Lobar, kemarin.
Kerusakan fasilitas pemerintahan tidak hanya terjadi di kantor bupati saja. Bahkan berdasarkan pantauan koran ini, sejumlah kantor camat pun mengalami kerusakan dibagian atapnya. Seperti di empat kecamatan terparah kantor terkena dampaknya. Antara lain kantor Camat Narmada, Camat Lingsar, Camat Gunung Sari dan juga kantor Camat Batu Layar.
Akibat kerusakan itu untuk sementara waktu pelayanan terpaksa dipindah di halaman kantor camat masing-masing.
Tim pemantau Pemkab Lobar, yang melihat kondisi kantor utama bupati, mengaku cukup mengkhawatirkan. Bahkan Sekda Lobar H Moh Taufiq memberikan peringatan kepada seluruh aparat untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas.
Sebab pihaknya mengkhawtirkan gempa susulan yang mungkin saja masih terus berlanjut.
“Ya sebaiknya aparat jangan bekerja dulu kalau kondisi kantor kita seperti begini,” singkat Staf Ahli Bidang Ekonomi Dan Kesra, Mahyudin.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lobar, I Made Artha Dana yang dikonfirmasi mengaku pihaknya akan melakukan identifikasi terlebih atas kerusakanya. Pihaknya akan segera menurunkan tim untuk hal itu.
“Untuk gedung putih, kita akan turunkan tim identifikasi. Namun terlebih dahulu kita akan bersihkan reruntuhan selama 3 hari,” ungkapnya saat dikonfirmasi disela-sela memantau korban bencana gempa.
Terkait kubah gedung putih itu, Artha Dana mengatakan akan menganalisa apakah asih dapat diperbaiki atau terpaksa dibongkar.
Terpisah, kerusakan juga terjadi di fasilitas kesehatan di dua rumah sakit di Lobar. Yaitu RSUD Tripat Gerung dan RSUD Awet Muda Narmada. Beberapa ruangan tampak rusak, sehingga para pasien terpaksa diungsikan keluar RSUD.
Selain itu juga rumah pribadi kediaman dari Bupati Lobar H Fauzan Khalid di Desa Sandik Kecamatan Batulayar tidak luput dari kerusakan. Dibeberapa temboknya mengalami keretakan. (win/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here