Beranda Praya Metro Komisi III Segera Panggil Pihak Terkait

Komisi III Segera Panggil Pihak Terkait

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA SOROT: Seorang pengendara sedang melintas di depan pembangunan gedung kantor bupati, kemarin.

PRAYA — Anggota Komisi III DPRD Loteng, Fathurahman mengaku akan segera memanggil pihak terkait dalam pembangunan mega proyek kantor bupati. Mulai dari kelompok Kerja (Pokja) Bagian Unit Pelelangan, serta Kabag Hukum Setda.
“Kami dari Komisi III akan segera memanggil mereka,” tegasnya pada wartawan, kemarin.
Politisi Partai Demokrat ini mengaku, pemanggilan dilakukan berdasarkan putusan PTTUN Nomor 85/B/2018/PTTUN. SBY tertanggal 19 Juli 2018, disebutkan keputusan kelompok kerja (Pokja) yang menangani proyek tender kantor bupati Loteng dianggap menyalahi aturan perundang- undangan yang memenangkan PT Brantas Abipray. Sementara yang melakukan gugatan dalam sengketa ini, PT Damai Indah Utama.
“Kami juga akan melakukan evaluasi dan memperjelas terkait putusan PTUN Surabaya. Kalau rekanan merasa dirugikan maka wajar kemudian melakukan gugatan,” katanya.
Patah tidak berani berspekulasi apakah pembangunan tersebut harus dihentikan atau tidak. Namun yang jelas bahwa kedepan dalam sebuah pembangunan harus mengedepankan kepentingan rakyat. Bukan malah kepentingan kelompok atau golongan tertentu, agar permasalahan tidak terjadi.
“Kita akan melihat dulu dampak dari diberhentikanya pembangunan tersebut, karena yang digugat awalnya adalah proses tender,” jelasnya.
Patah menegaskan, kasus ini harus dijadikan pembelajaran bagi Pokja agar dalam melakukan lelang proyek. Agar lebih berhati- hati. Karena memang, sampai dengan saat ini, pihaknya sendiri belum mengetahui secara pasti profil dari pemeng tender megah proyek senilai Rp 231 miliar tersebut.
“Kita melihat memang jelas itu ada masalah, tapi kita akan dalami dulu,” katanya.

Sementara itu, Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT mengaku sampai saat ini pihaknya belum mengetahui keputusan itu. Sehingga dirinya juga tidak bisa berkomentar banyak.
“Saya belum lihat itu, saya masih belum tau dari sisi tekhnisnya,” jawab bupati pada wartawan di Alun-alun Tastura, kemarin. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here