Beranda Praya Metro Ketika Pola Hidup Bersih dan Sehat Mulai Tumbuh

Ketika Pola Hidup Bersih dan Sehat Mulai Tumbuh

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA MEMANCING: Sejumlah warga memanfaatkan waktu senggangnya dengan memancing di Sungai Leneng, belum lama ini.

Sungai Bersih, Kini Jadi Lokasi Favorit Memancing

Kesadaran warga Leneng, Kecamatan Praya tentang hidup bersih meningkat. Hal ini dibuktikan dengan pola hidup bersih dan sehat yang dibuktikan dengan penanganan sampah di lingkungan hingga sungai.
HAFIDZUDDIN – LOMBOK TENGAH

PEMANDANGAN menarik kini terlihat di Sungai Leneng. Dulu, sungai yang berada di tengah Kota Praya itu dipenuhi oleh sampah. Hampir setiap warga membuang sampahnya di sungai itu. Tak ayal sungai nampak jorok hingga menyebabkan bencana banjir. Namun beberapa waktu terakhir, kondisi Sungai Leneng berubah 180 derajat. Dimana saat ini warga sekitar sudah mulai menyadari akan kebersihan lingkungan dan sungai. Mereka yang mulanya membuang sampah di sembarang tempat kini difasilitasi pihak kelurahan untuk bisa hidup dan sehat.
“Kita sediakan tiga motor pengangkut sampah dengan lima orang pengangkut. Teknisnya, petugas kebersihan mengangkut sampah dari warga dengan sistem jemput bola ke rumah-rumah warga. Karen di sana, sudah disiapkan bak sampah di beberapa titik,” ujar Lurah Leneng, LM Isnaini.
Ketika petugas sudah mengambil sampah warga, sampah tersebut kemudian diangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA).
“Petugas kita ini diberikan insentif oleh warga. Mulai dari Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu per KK,” jelasnya.
Sementara untuk wilayah yang berbatasan langsung dengan Sungai Leneng, seperti Dusun Tebero, Endut Leneng dan Timuk Eat, masyarakat setempat turun aktif membersihkan sungai secara bergotong royong.
Berkat kerjasama itu pun, sungai yang mulanya jorok sekarang sudah menjadi destinasi pemancingan favorit. Bahkan, beberapa warga sudah melepas bibit ikan dan memancingnya di saat ikan sudah besar.
“Anggota DPRD Loteng, H Supli juga sebagai tokoh masyarakat di sini sudah melepas 100 Kg ikan yang siap dipancing. Itu sebagai bentuk apresiasi H Supli kepada masyarakat yang telah peduli pada kelestarian sungai ini,” ungkapnya bangga. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here