Beranda Headline Kerugian Tiga Ratus Miliar Lebih

Kerugian Tiga Ratus Miliar Lebih

BERBAGI
RIFAI/RADAR MANDALIKA DIROBOHKAN: Anggota Brimob saat merobohkan bangunan rumah yang sudah hancur.

MATARAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB merilis kerugian pasca gempa bumi. Berdasarkan hasil hitung cepat sementara, kerugian sebesar Rp 342.290.287.500,- (tiga ratus empat puluh dua miliar dua ratus sembilan puluh juta dua ratus delapan puluh. Jumlah itu mencakup seluruh daerah yang terdampak yang rusak.

Kepala BPBD NTB, Muh Rum menjelaskan data sementara nilai kerusakan dan kerugian di Kabupaten Lombok Timur dengan nilai kerusakan dan kerugian sebesar Rp246.538.100.000. Angka itu terdiri dari sektor permukiman sebesar Rp203.799.210.000, sektor Infrastruktur sebesar Rp1.157.500.000, Sektor Ekonomi Produktif sebesar Rp1.481.000.000, sektor Sosial sebesar Rp 40.039.962.300.000 dan lintas sektor sebesar Rp 138.090.000.
Sementara untuk Kabupaten Lombok Utara dengan nilai kerusakan dan kerugian sebesar Rp 95.565.500.000 terdiri dari sektor permukiman sebesar Rp 83.713.650.000, sektor Infrastruktur sebesar Rp 81.500.000, sektor Ekonomi Produktif sebesar Rp 1.058.850.000, sektor Sosial sebesar Rp 10.637.500.000 dan lintas sektor sebesar Rp 74.000.000.
Kabupaten Lombok Barat dan Sumbawa Barat dengan nilai kerusakan dan kerugian di sektor permukiman sebesar Rp 186.587.500.
“Tim akan terus melakukan updata sampai masa tanggap darurat berakhir,” katanya di Mataram, kemarin.
Sebelumnya, BPBD NTB juga menyampaikan hasil update data per 2 Agustus dimana sebanyak 10.982 KK dengan 47.361 jiwa terdampak dari gempa berkekuatan 6,4 AR pada titik 8.26 LS, 116.55 BT kedalaman 28 KM Barat Laut Lombok Timur yang terjadi pada pukul 06.47 WITA itu. Dari Jumlah yang terdampak itu, secara garis besar terdampak di dua daerah yaitu Lombok Timur dan KLU. Rum menjelaskan, untuk infrasrtuktur terdampak yaitu 55 tempat ibadah, 45 sarana pendidikan dan 5 sarana kesehatan.
Gempa tersebut menyebabkan sejumlah daerah lain terdampak, namun yang paling parah megalami kerusakan Lombok Timur dan KLU. Untuk Lotim yang meninggal sebanyak 12 orang, sebanyak 353 luka luka. Sementara untuk rumah yang rusak berat sebanyak 2.328, rusak ringan berjumlah 2.296 dan rusak ringan 519 atau total kerusakan seluruhnya sebanyak 5.143. Berikutnya untuk KLU yang meninggal sebanyak 5 orang, 12 orang luka luka, rumah yang rusak sebanyak 41 rusak berat, 255 rusak ringan dan 74 rusak sedang atau total kerusakan 370. Kemudian di Lombok Barat terdampat dua rumah rusak berat dan dua rusak ringan. Untuk Kota Mataram hanya satu orang yang terkena luka-luka. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here