Beranda Lombok Barat Dewan Dituding Tak Peduli Kekeringan

Dewan Dituding Tak Peduli Kekeringan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA DROPING: BPBD Lobar mendroping air bersih ke wilayah Sekotong-Lembar beberapa waktu lalu.

LOBAR —Warga Sekotong-Lembar mengkritisi wakilnya yang duduk di kursi dewan Lobar. Dewan asal daerah pemilihan (Dapil) setempat dinilai kurang responsif membantu warga yang daerahnya terkena dampak kekeringan.
Seorang pemuda Sekotong, Rohiman menganggap anggota dewan dapil setempat kurang peduli terhadap persoalan bencana kekeringan. “Anggota dewan Dapil Sekotong-lembar ini tak peduli persoalan masyarakat bawah,” kritiknya, kemarin.
Menurutnya, anggota dewan seharusnya menunjukkan kepedulian kepada kondisi kekeringan yang dialami rakyatnya. Caranya dengan mengarahkan anggaran aspirasi yang dimiliki anggota dewan untuk penanganan bencana kekeringan. Apakah untuk membangun sumur bor maupun pemasangan pipa air bersih. Seperti yang dibutuhkan Dusun Serero Desa Sekotong Tengah yang tiap tahun dilanda kekeringan. “Di dusun itu ada sumber mata air yang potensinya besar, namun tak diperhatikan. Seharusnya DRPD mengarahkan anggaran aspirasi untuk memasang pipa menghubungkan antara mata air dengan pemukiman warga,” sarannya.
Diakui, rencana itu sempat dijanjikan salah satu anggota DPRD setempat. Hanya tak kunjung terealisasi. “Ini kan janji tinggal janji namanya,” sesalnya.
Menanggapi hal itu, anggota DPRD Lobar Dapil Sekotong-Lembar, Adnan membantah pihaknya tidak memperhatikan kondisi kekeringan itu. Ia mengklaim sudah memperjuangkan aliran air ke sejumlah daerah. Salah satunya Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar yang terkena dampak kekeringan.
“Kita bersama kepala desa setempat berupaya menaikkan air PDAM ke wilayah perbukitan setempat mengunakan mesin listrik,” ungkapnya.
Politisi PDIP ini mengaku jika pihaknya tetap berupaya mencari solusi bagi masalah kekeringan ini. Termasuk partai politiknya juga turun membantu droping air bersih ke warga di Mareje. “Kita upayakan bantuan tandon bagi warga di Sekotong Tengah. Walaupun mereka tak pernah meminta, tapi kita mengupayakan membantu warga,” ujarnya.
Terhadap adanya kritikan warga itu, ia bisa memakluminya. Lantaran warga belum mendapat bantuan. “Mengeluh kalau ada yang belum mendapat pelayanan, itu wajar. Wakil rakyat tidak hanya dari PDIP, kan ada parpol lain juga,” pungkasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here