Beranda Praya Metro Belum Ada Rekrutmen CPNS

Belum Ada Rekrutmen CPNS

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA H Moh. Nazili

PRAYA — Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Lombok Tengah (Loteng) H Moh Nazili menegaskan, sampai dengan saat ini pihaknya belum menerima informasi adanya rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Nazili mengaku, dari informasi resmi yang diterima dari pusat tidak ada penerimaan CPNS. Sehingga pihaknya memastikan sampai saat ini, belum ada perekrutan. Informasi yang dia dapatkan, minggu depan semua pihak yang terlibat dalam urusan CPNS akan dipanggil ke Kemenpan RI.
“Kita masih menunggu hasil Kemenpan dulu, jadi kami berjanji apapun hasilnya akan disampaikan kepada kita. Yang jelas masyarakat jangan menerima informasi di luar pemerintah,” tegas Nazili di alun- alun Tastura Praya, kemarin.
Nazili menegaskan, pihaknya memastikan tidak ada jalur khusus untuk penerimaan CPNS tersebut. Jika memang ada informasi seperti itu, pihaknya selalu mengingatkan masyarakat agar tidak percaya dengan janji manis orang yang tidak bertanggung jawab.
“Penerimaan CPNS ini memang sempat kita singgung saat pertemuan, karena di beberapa daerah juga mengalami hal serupa. Makanya saya sangat menekankan agar masyarakat tidak lantas percaya dengan informasi tidak jelas,” imbaunya.
Nazili mengaku, persoalan rekrutmen CPNS memang sering dimamfaatkan oleh orang- orang yang tidak bertanggung jawab. Hanya saja yang menjadi kendala selama ini, karena memang banyak masyarakat enggan untuk melapor. Padahal pihaknya sangat mengharapkan hal itu, agar para calo tidak selalu memamfaatkan situasi.
“Terus terang kita selalu meminta kepada masyarakat untuk melapor jika ada permasalahan,” katanya.
Nazili menambahkan, untuk draf kebutuhan PNS atau ASN sudah pihaknya serahkan ke pemerintah pusat dan pengusulan sudah selesai dilakukan. Hanya saja, pihaknya belum berani memastikan kapan rencana perekrutan itu dan berapa kuotanya.
“Kalau kita sudah mengusul sekitar 1.342 untuk semua tenaga kesehatan, pendidikan dan tenaga tekhnis,” bebernya.
Katanya, jumlah itu diusulkan karena melihat realita saat ini, guru sangat kurang, begitu juga bagian kesehatan yang di masing- masing puskesmas dirasa sangat kurang. Untuk itu, sebenarnya ia sangat berharap juga agar secepatnya ada pengangkatan CPNS. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here