Beranda Lombok Barat Tegur Provider Penunggak Retribusi

Tegur Provider Penunggak Retribusi

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Budi Darmajaya

LOBAR —Sejumlah perusahaan provider ternama yang beroperasi di wilayah Lombok Barat (Lobar) terancam mendapat sanksi tegas. Lantaran menunggak pembayaran retribusi dari tahun 2017 sampai 2018, hingga mencapai angka Rp 1,6 miliar lebih. Surat teguran sudah dilayangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lobar kepada para provider penunggak retribusi itu. “Kita sudah mengirimkan surat ke masing-masing perusahaan per bulan April lalu,” ungkap Kepala Diskominfo Lobar, Budi Darmajaya, kemarin.

Pasca surat teguran itu, sudah beberapa provider yang melakukan pembayaran. Dari total tunggakan Rp 2,25 miliar, 47 persen atau Rp 600 juta sudah dibayar. Sisanya belum terbayar. Diskominfo juga tetap fokus melakukan penagihan, terutama bagi provider yang jumlah tunggakannya cukup besar. Hingga mendatangi langsung perusahaan itu ke Surabaya.
“Mereka berdalih terkait dengan revisi Perbup mengacu keputusan MK. Padahal sudah direvisi Perbup tahun 2018 dan berfungsi tahun 2019 berlakunya,” ungkapnya.
Ia pun mulai mengambil langkah tegas sesuai perintah Bupati dan Sekda. Provider diberikan jangka waktu hingga Oktober 2018 mendatang untuk segara melunasinya. Jika tidak, pihaknya akan langsung memblokirnya. “Bersedia atau tidak bersedia jika sampai bulan Oktober tidak dibayar, maka tetap diputus,” tegasnya.
Perlu diketahui, provider yang beroperasi di Lobar sebanyak 13 perusahaan. Dari jumlah itu, lima perusahaan merupakan provider ternama. Adakah rencana menaikkan tarif retribusi? Mantan Kepala Dinas Pertambangan Lobar ini menjawab, hal itu agak berat. Pihak provider menganggap tarif retribusi yang diberlakukan sekarang sesuai Perda, sudah begitu besar. “Sehingga pihak provider pun meminta disesuaikan dengan keputusan MK,” pungkasnya. (win/r3)

BERBAGI
Artikel sebelumyaTotal Kerusakan 5.143
Artikel berikutnyaPLN Bantu Korban Gempa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here