Beranda Mataram OPD Siapkan Puluhan Hewan Kurban

OPD Siapkan Puluhan Hewan Kurban

BERBAGI

MATARAM —Di hari raya Idul Adha tahun ini, Pemkot Mataram menargetkan bisa menghimpun puluhan ekor hewan kurban. Perhitungan awal, dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa terhimpun 14 ekor sapi, dan 38 ekor kambing. “Kemungkinan jumlah bertambah, dan kebiasaan selalu bertambah,” kata Asisten I Setda Kota Mataram, L Martawang usai memimpin rapat persiapan Idul Adha, kemarin.
Untuk salat id, akan dilaksanakan di Islamic Center (IC) bergabung bersama Pemprov NTB. Usai salat id, wali kota bersama pimpinan OPD, camat, dan lurah akan kumpul di kantor Wali Kota untuk penyerahan hewan kurban ke panitia pemotongan hewan kurban, untuk kemudan dipotong.
Mengenai pengamanan saat pemotongan dan pembagian hewan kurban, menurut Martawang, sama seperti tahun sebelumnya. “Ada petugas dari Pol PP yang siap mengamankan situasi secara keseluruhan,” ungkapnya.
Begitu juga mengenai kesehatan hewan kurban, dari Dinas Pertanian akan turun mengecek kondisi hewan kurban.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H Mutawalli mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan tim pengawas kesehatan hewan kurban beranggotakan, 50 orang. Tim akan memeriksa seluruh hewan kurban, sebelum hingga setelah dipotong. “Saat masih dijual kita periksa, mana yang gak boleh dipotong. Dan saat pemotongan juga dicek,” jelas
Tim yang beranggotakan dari unsur Dinas Pertanian Kota Mataram, perguruan tinggi hingga dari pemprov akan melihat kondisi hewan kurban sebelum dipotong secara kasat mata. Penyakit yang sangat diantisipasi adalah antraks. Meski NTB sudah bebas antraks, namun tetap dilakukan pengawasan. “Potensi antraks tetap ada, jadi tetap harus diantisiapasi dan diawasi,” ungkapnya.
“Kita juga melihat kalau ada hewan yang matanya merah, ingusan maupun korengan. Itu tidak boleh dijual jadi hewan kurban, harus sehat,” tegasnya.
Setelah pemotongan, petugas akan mengecek kondisi daging. Apakah terdapat cacing hati, serta dipastikan daging dalam kondisi sehat. “Yang paling sering ditemukan cacing hati. Kalau ditemukan, daging gak boleh dimakan. Harus dibakar atau ditanam,” jelasnya.
Rencananya, tim akan turun mulai H-7 hingga H+7 hari setelah hari raya Idul Adha. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, terdapat antara 250-300 titik yang bisa dipantau oleh 50 orang anggota tima. Dari sisi stok hewan kurban, untuk sapi saja akan disiapkan sebanyak 400-500 ekor untuk kebutuhan Idul Adha. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here