Beranda Lombok Barat Kemeriahan MTQ Tingkat Desa Bug-Bug Lingsar

Kemeriahan MTQ Tingkat Desa Bug-Bug Lingsar

BERBAGI
HUMAS LOBAR FOR RADAR MANDALIKA SIMBOLIS: Bupati Lobar H Fauzan Khalid didampingi Camat Lingsar dan Kades Bug-Bug menekan tombol dimulainya MTQ desa setempat, Rabu (1/8).

Warga Antusias, Bupati Terpesona Sajian Musik Hadrah

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Desa Bug-Bug, Kecamatan Lingsar, untuk kedua kalinya diselenggarakan. Bagaimana keseruannya? Berikut liputannya.

WINDY DHARMA-LOBAR
RABU (1/8) malam, warga Desa Bug-Bug Kecamatan Lingsar memadati lapangan setempat. Suara sirine yang ditekan Bupati Lobar H Fauzan Khalid didamping Camat Lingsar Rusditah dan Kepala Desa Bug-Bug, Suhaimi menandai dimulainya MTQ tingkat desa setempat.
Berbagai rangkaian acara sebelumnya sudah digelar menyambut pembukaan MTQ sejak sore. Diawali pawai taaruf yang diikuti msayarakat setempat. Kegiatan MTQ akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 4 Agustus 2018, diikuti lebih dari 50 peserta. Tersebar dari lima dusun di desa setempat. Beberapa mata lomba yang dipertandingkan antara lain tartil, hafiz quran, tilawah dan seni kaligrafi.
Momen MTQ ini begitu mengesankan bagi Bupati Lobar. Bahkan Bupati memberikan apresiasi atas upaya dilakukan pemerintah desa setempat dalam menyelenggarakan MTQ untuk kedua kalinya ini. “Alhamdulillah MTQ tahun ini luar biasa, jauh lebih maju dan berkembang,” ujar Fauzan saat memberikan sambutan.
Tidak hanya dihadiri warga setempat. Para kades di luar Desa Bug-Bug datang menyaksikan acara itu. “Ini Kades Badrain dari Kecamatan Narmada juga hadir. Terima kasih Pak Kades karena telah hadir dan antusias memasyarakatkan Al Quranul Karim,” ujar orang nomor satu di Lobar ini.
Lantunan kesenian hadrah yang ditampilkan dalam acara tersebut juga menarik hati bupati terpilih itu. Bahkan salah satu seni islami itu dimasukkan sebagai salah satu lomba menyambut HUT Lobar pada setiap tahunnya. “Saya berharap melalui MTQ ini dapat memotivasi anak-anak kita mencintai Alquran,” ungkapnya.
Sementara Kepala Desa Bug-Bug, Suhaimi berharap dengan diselenggarakannya MTQ ini dapat menjalin persatuan dan kesatuan di kalangan masyarakat. Melalui kecintaan terhadap Alquran. Terutama antara pemerintah desa dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten bisa sinkronisasi mengenai MTQ.
“Karena dari MTQ, Alhamdulillah kami bisa mencetak regenerasi terutama di tahfiz Alquran. Bahkan ada anak kami yang bisa hapal 10 juz,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here