Beranda Headline Dari Revitalisasi Sentra Gerabah di Desa Penujak

Dari Revitalisasi Sentra Gerabah di Desa Penujak

BERBAGI
HAFIDZ/RADAR MANDALIKA MENARIK: Seorang wisatawan asing saat melihat kerajinan gerabah di Desa Penujak, kemarin

Dongkrak Semangat Pengrajin, Dapat Perhatian Kementerian

Keberadaan kerajinan gerabah di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat stagnan. Dari itu, pemerintah mulai bangun sinergi untuk dilakukan revitalisasi desa wisata ini secara total.
HAFIDZUDDIN -LOTENG

BAGI wisatawan yang berkunjung ke Lombok Tengah, sayang sekali jika tidak mengunjungi sentra gerabah di Desa Penujak. Di sana, mata Anda akan dimanjakan dengan melihat tampilan gerabah cantik karya tangan warga setempat.
Lokasi pusat gerabak ini juga sudah memang tidak asing lagi bagi warga bahkan wisatawan. Mengingat potensi pengembangan yang menjanjikan, kini pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan melakukan perbaikan besar-besaran di tempat ini.
“Kita sudah melakukan sosialisasi soal bantuan kementrian perindustrian, sosialisasi kita ke pelaku industri Penujak,” kata Kadis Perindag Loteng, H Saman pada Radar Mandalika.
Dana yang digelontorkan oleh Kemendis melalui DAK tahun anggaran 2018 sebesar Rp 800 juta yang diperuntukkan untuk pembangunan rumah produksi, rumah jaga, hingga pembangunan pagar keliling di sentra Keramik Gerabah Penujak sudah dalam proses pengerjaan.
Di samping itu, lembaga di Desa Penujak yang diberi nama Kelekuh Emas, yang beranggotakan para pengrajin gerabah di Desa Penujak bakal difungsikan dengan baik.
Mengingat, tugas mereka cukup vital yakni sebagai media penyerapan aspirasi dan pemecahan berbagai permasalahan terkait keramik gerabah penujak.
“Kita ingin ada feedback dari para pengrajin gerabah Penujak terkait dengan pembangunan sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) gerabah. Di sisi lain, kembali membangkitkan semangat para pengrajin gerabah Penujak yang bisa dikatakan menurun,” ujarnya.
Upaya Pemkab dan pemerintah pusat ini tidak setengah hati agar Desa Penujak kembali berjaya menjadi salah satu destinasi wisata unggulan.
“Yang perlu sekarang yaitu kita tingkatkan aktivitas produksi pembuatan keramik dan gerabah,” pintanya.
Karenanya, melalui upaya untuk melestarikan kerajinan gerabah di Desa Penujak ini diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan para pengrajin baik semakin giat memproduksi dan memajukan desa setempat.
“Kita di Pemerintah Desa juga sudah memperbaiki jalan lingkungan dan beberapa penataan yang akan dilalui wisatawan. Mudahan hajatan baik ini membuahkan hasil lebih baik,” sambung Kades Penujak, L Dikjaya.
Terlebih, Kelompok Usaha Bersama (KuBE) di desa setempat diharapkan juga bisa mengakomodir para pengrajin baik dari segi permodalan dan kebutuhan produksi pembuatan gerabah dan keramik ini. (*/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here