Beranda Headline Calon Pelanggan UPT PDAM Prateng Membludak

Calon Pelanggan UPT PDAM Prateng Membludak

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA MENGGALI: Seorang pekerja menggali pemasangan pipa PDAM milik UPT PDAM Praya Tengah di ruas jalan Batunyala-Mujur beberapa waktu lalu.

PRATENG —Sejumlah calon pelanggan baru Unit Pelaksana Teknis (UPT) PDAM Praya Tengah (Prateng) membludak. Calon pelanggan ini berasal dari sejumlah desa dan kelurahan yang sebelumnya sudah masuk pipa lingkungan.

Kepala UPT PDAM Prateng, H Marijan kepada Radar Mandalika di kantornya mengaku, berkas usulan yang masuk sampai saat ini lebih dari 100 sambungan rumah. Semuanya itu berasal dari desa/kelurahan yang sebelumnya sudah masuk jaringan perpipaan. Seperti Desa Lajut, Pejanggik, Jurang Jaler, Batunyala, Kelurahan Gerantung, Sasake, Semayan dan Kelurahan Jontlak. Untuk realisasi pemasangannya, akan diakomodir melalui pemasangan regular, namun untuk sementara pihaknya belum bisa melayaninya. Sebab saat ini sedang dilakukan pembenahan dan perbaikan oleh BWS pada sumber mata air Tibu Nangklok menuju Tibu Lempanas di Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara. Dari informasinya, pembenahan itu akan dilakukan hingga pertengahan Agustus mendatang.
“Nanti kalau sudah normal, baru kita layani. Tapi untuk usulan pemasangan yang di tempat ibadah, tetap kita layani,” ujarnya.
Namun jika usulan warga tersebut dilayani sekarang kata Marijan, akan berdampak pada pelanggan lama yang jumlahnya 4.855 sambungan tidak bisa teraliri air bersih secara normal. Apalagi dengan kondisi saat ini debit air mengalami penyusunan hampir mencapai 50 persen. Oleh karena itu, jika sudah normal 100 lebih calon pelanggan itu akan langsung dilayani. Tidak itu saja, melalui program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pihaknya akan melakukan penambahan sambungan rumah ratusan unit di beberapa desa yang dari dulu tidak pernah tersentuh air bersih PDAM. Seperti Desa Dakung, Beraim, Kelebuh, Dakung, Prai Meke dan beberapa desa lainnya.
“Kami sudah bilang kepada calon pelanggan untuk bersabar dulu. Kalau sudah normal, pasti akan kita layani,” pungkasnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here