Beranda Mataram Lindungi Diri dari Bahaya Campak dan Rubella

Lindungi Diri dari Bahaya Campak dan Rubella

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA SUNTIKAN: Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh menyaksikan salah seorang siswa SMPN 2 Mataram yang diimunisasi saat pencanangan kampanye imunisasi measles rubella (MR) serentak, kemarin.

MATARAM —Pencanangan kampanye imunisasi measles rubella (MR), serentak dilakukan kemarin. Saat pencanangan di SMPN 2 Mataram, Wali Kota Mataram H Ahyar abduh menyakinkan masyarakat agar tak takut memberikan vaksinasi MR dan campak ke buah hatinya. “Masyarakat harus berpartisipasi, untuk mengeliminir campak dan virus rubella karena sangat bahaya. Itu makanya perlu sosialisasi, agar tidak ada warga yang khawatir,” kata Wali Kota.
Ia pun memastikan jika vaksinasi campak dan rubella ini aman karena sudah menjadi program nasional. Persoalan halal atau haram, ia menyerahkan hal itu sebagai urusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pencanangan kampanye ini lanjutnya, sebagai bentuk komitmen pemerintah secara keseluruhan dari pusat sampai daerah untuk bisa memberikan cerminan pelayanan yang sungguh-sungguh guna mewujudkan kesehatan yang baik bagi seluruh warganya.
Terhadap target 117 ribu anah usia 9 bulan hingga 15 tahun yang harus tertuntaskan pada bulan Agustus hingga September, Wali Kota meminta kepada kepala opd terkait untuk memastikan target itu terpenuhi. “Kadis harus aktif, agar bisa dipastikan anak usia sekolah mendapatkan imunisasi ini. Harus pula disosialisasikan pentingnya imunisasi ini karena terkait pula dengan program nasional untuk mewujudkan generasi emas. Dan target tahun 2020 bebas campak dan rubella,” jelasnya.
Wali Kota juga berharap lewat pencanangan ini, semua pihak bisa berperan aktif. Ia pun memastikan akan mengawal apakah di bulan Agustus bisa tuntas pemberian imunisasi bagi semua anak didik. Selanjutnya di bulan September untuk masyarakat lewat institusi kesehatan. Seperti puskesmas, posyandu, dan rumah sakit.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, H Usman Hadi mengatakan, target penerima imunisasi campak dan rubella serentak di bulan Agustus dan September sebanyak 117.007 orang. Berusia 9 bulan hingga 15 tahun. “Bulan Agustus khusus di sekolah, bulan September untuk masyarakat umum dengan lokasi pemberian imunisasi di puskesmas, dan rumah sakit,” jelasnya.
Mengenai kesiapan vaksin, dipastikan Usman sudah tersedia sesuai kebutuhan. Apabila terjadi kekurangan, bisa diambil tambahan di provinsi. “Vaksin ini didistribusi secara nasional,” katanya.
Ketika pemberian vaksin, ratusan tenaga medis akan diterjunkan. Mulai dari bidan, perawat, hingga dokter. “Untuk ke sekolah-sekolah, secara bergantian. Sudah ada timnya,” ujar Usman seraya menyebut, untuk target pemberian imunisasi adalah 95 persen. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here