Beranda Headline Terjadi 345 Kali Gempa Susulan, Warga Diminta Waspada

Terjadi 345 Kali Gempa Susulan, Warga Diminta Waspada

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika PANTAU: Posko Gempa Lombok yang berada di Kantor Camat Bayan. Nampak Observer BMKG terus memantau kondisi frekuensi dan kekuatan dari gempa susulan yang terjadi beberapa waktu terakhir.

KLU —Gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter menguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa Minggu (29/7) lalu. Hasil monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga Selasa pagi pukul 08.00 wita telah terjadi 345 gempa susulan. Namun kekuatan gempa susulan ini masih relatif rendah.
“Terakhir pukul 08.00 wita Selasa pagi, terjadi gempa susulan dengan kekuatan 2,8 SR,” ujar Observer BKMG Mataram yang berada di Kantor Camat Bayan, Riska kepada Radar Mandalika, kemarin.
Ia menjelaskan dengan kekuatan gempa yang semakin menurun ini kadang tidak dirasakan di masyarakat. Guncangan hanya terasa di pusat gempa seperti Kecamatan Bayan dan Sambelia Lombok Timur.
“Yang jelas kekuatannya berangsur menurun. Dari 5,7 SR pada gempa susulan pertama kemudian terus menurun,” bebernya.
Begitu pula dengan frekuensi gempa yang juga berangsur menurun. Dimana pada Minggu lalu lalu gempa terasa berselang tiga menit, namun saat ini berselang beberapa jam.
“Jadi kami imbau masyarakat jangan takut berlebihan, tapi tetap harus waspada. Kami di sini tetap standbye sampai benar-benar aman,” ujarnya.
Saat ini lanjutnya, pihaknya memprediksi gempa susulan akan terus terjadi. Setidaknya gempa susulan ini akan terjadi hingga dua pekan ke depan. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here