Beranda Headline Lagi, Parpol Datangi KPU Hari Terakhir

Lagi, Parpol Datangi KPU Hari Terakhir

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA PERIKSA: Anggota KPU Lobar sedang mengecek kelengkapan dokumen Bacaleg yang diserahkan Parpol di KPU Lobar, kemarin.

LOBAR —Masa perbaikan dokumen pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) sudah memasuki hari terakhir, kemarin. Seperti biasa, partai politik (Parpol) masih doyan berbondong-bodong datang menyerahkan berkas perbaikan ke KPU Lobar di hari terakhir. Terlihat hingga pukul 13.00 wita, dari 16 parpol, baru lima parpol yang sudah menerima bukti tanda terima dari KPU. Itu artinya, parpol sudah melengkapi dokumen perbaikan bacalegnya. Serta dinyatakan memenuhi syarat (MS) dari KPU. Antara lain PKPI, PBB, PDIP, Gerindra dan PAN. Sisanya masih dalam proses penyerahan berkas perbaikan.
“Pokoknya kita tunggu hingga pukul 24.00 wita, kalau lewat kami tidak melayani,” tegas ketua KPU Lobar, Suhaimi Syamsuri yang ditemui di ruang kerjanya.
Bagi parpol yang sudah menerima tanda bukti atau daftar calon sementara (DCS) tidak bisa mengganti bacaleg yang sudah dinyatakan MS. Terkecuali karena beberapa hal seperti bacaleg bersangkutan meninggal dunia. Adanya putusan pengadilan yang menyatakan bacaleg bersangkutan dinyatakan sebagai mantan narapidana kasus tertentu yang tidak boleh mencalonkan diri. “Atau ada laporan dari masyarakat jika DCS itu napi koruptor atau narkoba, langsung itu tercoret dengan sendirinya,” ungkapnya.
Bila DCS laki-laki yang mengundurkan diri, tidak dapat digantikan. Namun bagi DCS perempuan yang mundur dan mempengaruhi syarat keikutsertaan wanita sebesar 30 persen, maka harus diganti. “Kalau perempuan mundur dan tidak berpengaruh 30 persen, tidak boleh diganti,” sambungnya.
Lain halnya jika dalam masa perbaikan. Masih ada kemungkinan pergantian bacaleg dilakukan oleh parpol. Hanya saja, ada ketentuannya. Seperti parpol bisa mengganti bacaleg yang sudah dinyatakan MS dengan bacaleg yang belum didaftarkan, namun tetap pada nomor urut yang sama.
Syaratnya, bacaleg yang digantikan harus membuat surat pernyataan mundur. Parpol juga membuat surat keterangan, bahwa orang tersebut mundur sebagai bacaleg. “Itu syaratnya, kalau masih dalam masa perbaikan,” ujarnya.
Bagaimana dengan penggantian nomor? Menurut Suhaimi, masih bisa. Namun hanya berlaku bagi bacaleg yang sudah didaftarkan, namun sama-sama belum memenuhi syarat (BMS). “BMS dengan BMS bisa dia saling rolling nomor, selain itu tidak bisa,” pungkasnya. (cr-win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here