Beranda Headline Penarikan Uang Sumbangan 17 Agustus Disoal

Penarikan Uang Sumbangan 17 Agustus Disoal

BERBAGI

PRAYA – Penarikan uang sumbangan untuk perayaan HUT 17 Agustus di Kecamatan Jonggat disoal. Beberapa pihak yang diminta nyumbang dari nominal yang dipatok mengeluhkan persoalan ini.
Dari hitungannya, uang yang akan terkumpul untuk perayaan 17 Agustus cukup besar. Yang paling disayangkan, angka yang sudah ditentukan tanpa ada kompromi lagi.
“Kami mengeluh, karena angka ini terlalu besar dan sudah dipatok dalam surat yang kami terima,” ungkap salah satu sumber Radar Mandalika yang menolak namanya dikorankan.
Kata sumber ini, penarikan sumbangan setiap tahun dilakukan dengan angka yang dipatok. Ia menjelaskan, sasaran penarikan sumbangan yakni, ASN, Kades, pejabat se-Kecamatan Jonggat. Mulai dari Camat diwajibkan mengeluarkan sumbangan Rp 1 juta, Sekcam Rp 500 ribu, eselon IV a Rp 150 ribu, eselon IV b Rp 150 ribu, golongan IV 100 ribu, golongan III Rp 75 ribu, golongan II Rp 50 ribu, golongan I Rp 25 ribu, Kades Rp 1,5 juta, Kepala UPT Rp 1 juta, Kepala SMA/SMK/MAN Rp 500 ribu, Kepala SMP/MTs Rp 250 ribu, kepala SD Rp 150 ribu, Kepala TK Rp 100 ribu, dan Pengawas Rp 150 ribu.
“Coba dihitung saja berapa totalnya dan ini se-Kecamatan Jonggat. Bukan main-main,” kata dia.
Dia membeberkan, penarikan sumbangan 17 Agustus ini dikuatkan dengan dilayangkan surat keputusan Camat Jonggat tertanggal 17 Juli. “Rapat memang ada sebelumnya. Saya sampai persoalkan ini karena pada tahun ini kita juga membutuhkan biaya besar untuk menyekolahkan anak kita dan biaya lain, apa harus angkanya begitu besar,” tanyanya.
Camat Jonggat Mohamad Syukur yang dikonfirmasi tidak bisa. Ditelepon tidak diangkat, di SMS tidak dibalas. (r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here