Beranda Headline Pemdes Senteluk Razia Kos-kosan

Pemdes Senteluk Razia Kos-kosan

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PERIKSA: Pemdes Senteluk saat memeriksa dukumen kependudukan penghuni kos-kosan di desa setempat, kemarin.

Sekaligus Sosialisasi Bahaya HIV-AIDS

LOBAR —Puluhan warga tanpa surat domisili, terjaring razia pemerintah Desa Senteluk Kecamatan Batulayar, kemarin. Razia rutin yang digelar Pemdes Senteluk itu menyisir beberapa kos-kosan dan tempat spa di kawasan setempat. Hasilnya, 24 warga luar daerah yang tinggal di kos kawasan itu tidak memiliki surat domisili. Seluruhnya warga luar Lombok yang bekerja di kafe kawasan wisata Senggigi. “Itu kita dapatkan di empat kos-kosan,” kata Kepala Desa Senteluk, Fuat Abdul Rahman.
Saat razia rutin ini, pemdes tetap melibatkan Polsek Senggigi, TNI, maupun Linmas desa setempat. Selain merazia kos-kosan, pemdes juga memberikan sosialisasi bahaya virus HIV-AIDS kepada pekerja dan pemilik spa di kawasan tersebut.
Ia meminta warga luar untuk menyertakan surat keterangan sehat jika ingin membuat domisili. Baik sehat dari penyakit biasa maupun HIV-AIDS. “Itu syaratnya,” katanya.
Para pemilik spa, diklaimnya mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak pemdes. Mengingat bahayanya penyakit yang menyerang kekebalan tubuh manusia itu. “(Pemilik SPA) terima kasih sudah disosialisasikan bahaya penyakit HIV-AIDS,” ujarnya.
Selain itu, pemdes juga memberikan surat edaran kepada pemilik spa. Isinya terkait kelengkapan data kependudukan hingga bahaya penyakit HIV-AIDS. “Tidak ada warga yang kita amankan,” imbuhnya.
Ditambahkan, jika razia rutin yang dilakukan selama tiga bulan sekali itu sangat efektif. Baik dalam menekan penyakit masyarakat seperti kumpul kebo maupun kejahatan. (cr-win/r3)