Beranda Lombok Timur Dikbud Pulihkan Traumatik Siswa

Dikbud Pulihkan Traumatik Siswa

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA RUSAK : SMPN 3 Sambelia, salah satu sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 6,4 SR, belum lama ini.

LOTIM – Puluhan Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), mengalami kerusakan, akibat gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR). Untuk memulihkan traumatik anak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim), menggandeng tim traumatik healing. Sejak terjadi gempa, aktivitas Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM), terutama wilayah terkena dampak gempa, lumpuh total.
Kepala Dikbud Lotim, H Lalu Suandi, di Desa Obel-Obel Kecamatan Sambelia Lotim, kemarin berharap kaitan dengan penanganan traumatik anak, semua pihak mau berpartisipasi. “Kalau anak-anak kita sudah tidak berani masuk rumahnya, traumanya itu sudah sangat berat. Bahkan, kemungkinan traumatik anak-anak kita sampai level 6,” tegasnya.
Karena aktivitas KBM lumpuh total sebab sekolah rusak, akan segera ditangani Dikbud. Maksimal tiga hari kedepan, pihaknya akan melakukan penyesuaian kondisi lapangan. Baik kondisi rumah maupun sekolah. Hari ke empat, dimungkinkan siswa bisa kembali bersekolah. Dimana aktivitas KBM akan berjalan itu sedang dipelajari Dikbud. “Makanya kita cek lapangan, dimana tempat cocok, agar anak-anak kita bisa kembali bersekolah,” tandas Suandi.
Ia mengaku sudah turun lapangan bersama tim teknis, melakukan pengecekan kondisi sekolah. Apakah masuk katagori rusak ringan atau berat. Nantinya, tim teknis yang menghitung seberapa berat tingkat kerusakannya. “Nanti kita lihat berapa kebutuhan anggarannya, karena pendataan kita belum selesai,” pungkas Suandi. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here