Beranda Praya Metro Bupati Respons Keluhan Atlet

Bupati Respons Keluhan Atlet

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA H Moh Suhaili FT

PRAYA — Bupati Lombok Tengah (Loteng), H Moh. Suhaili FT merespons keluhan atlet. Suhaili mengaku, sudah mendengar keluhan para atlet soal anggaran pelatihan, uang saku pelatih dan lainnya.

Untuk itu, bupati meminta dinas terkait agar dengan sungguh-sungguh mencarikan solusi dalam persoalan yang disampaikan para atlet.
“Kami mendengarkan masukan dari berbagai pihak, baik berupa kekecewaan para atlet belakangan ini,” terang Suhaili di pasar pancingan Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Jumat ( 27/07).
Suhaili menegaskan, persolan kesejahtaraan atlet ini bukan dikeluhkan di Loteng saja. Namun menyuluruh di semua kabupaten/kota. Apalagi dengan aturan sekarang anggaran tidak bisa diberikan langsung ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Tetapi harus melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menyebabkan semakin rumit.
“Jadi anggaran harus tetap melalui Dispora. Jika cabor ingin membuat kegiatan harus mengusulkan ke Dispora,” katanya dengan tegas.
Suhaili mengungkapkan, pembiayaan olahraga tidak cukup hanya dengan mengandalkan anggaran dari APBD saja. Melainkan harus lebih melibatkan masyarakat yang lebih luas, BUMN, perusahaan swasta, dan lainnya.
“Kita harus bekerja sama untuk menyelesaikan persoalan ini,” tuturnya.
Namun, pihaknya menekankan kepada Kepala Dispora untuk memperhatikan kesejahteraan atlet serta meningkatkan pembinaan sejak dini. Dengan tujuan menumbuhkan atlet- atlet berbakat. Sehingga nantinya dapat tumbuh potensi atlet-atlet muda untuk menjadi atlet yang besar. Sebab tahun ini, anggarannya yang digelontor untuk membiyai kebutuhan para atlet dan masing Cabor Rp 900 juta lebih. “Pembinaan atlet muda harus di optimalkan,” katanya.
Dengan anggaran tersebut setidaknya Dispora harus mampu mengoktimalkan pembinaan sejak dini dalam memberikan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai dalam menggali potensi para pelajar dan pemuda yang sebagai atlet selama ini.
Selain pembinaan, Dispora juga harus memperhatikan kesejahteraan para atlet serta para pelatihnya. Jika nantinya para pelatih masih memikirkan kebutuhan rumah tentunya dalam melatih tidak bisa optimal.
“Utamanya kesejahteraan pelatih dan atlet harus dioptimalkan,” mintanya tegas.
Bupati menambahkan, diharapkan semua atlet untuk tetap semangat dalam mengejar prestasi. Tentunya pihaknya dari pemerintah tidak akan tinggal diam saja. Pihaknya akan terus berupaya untuk mencarikan jalan untuk kesejahtraan mereka. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here