Beranda Praya Metro 18 Ton Beras Rawan Pangan Tersedia

18 Ton Beras Rawan Pangan Tersedia

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Lalu Wardihan

PRAYA – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Loteng, Lalu Wardihan menyebutkan, stok beras sebanyak 18 ton untuk antisipasi dan intervensi kondisi rawan pangan tahun ini sudah disiapkan.
Wardihan mengatakan, stok beras tersebut disiapkan agar kecamatan bahkan desa yang mengalami rawan pangan bisa cepat terbantu, lebih khusus di wilayah yang jauh dari jangkauan. Misalnya, pesisir pantai bahkan pelosok. Selain itu, cadangan pangan juga diperuntukkan untuk warga yang tertimpa bencana misalnya tanah longsor, banjir, ataupun kebakaran.

“Cadangan pangan memang sudah disiapkan,” kata Wardihan Jumat lalu.
Kata dia, sesuai amanat Undang-undang no 18 tahun 2012 tentang pangan mengamanatkan, bahwa pemerintah bertanggung jawab atas tercukupinya pangan bagi setiap individu. Oleh karena itu, cadangan pangan disiapkan pemerintah menjadi prioritas. Disamping itu, Loteng merupakan wilayah yang rawan bencana, seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor dan lainnya. Sehingga, inisiatif penyediaan pangan ini merupakan langkah nyata dari implementasi UU tersebut, dengan tujuan mencegah terjadinya kerawanan pangan baik transien maupun kronis.
“Makanya saya tetap memberikan imbuan kepada teman-teman baik lurah dan camat,” tuturnya.
Menurut Wardihan, sejauh ini belum ada desa atau kecamatan yang melaporkan rawan pangan akibat kekeringan. Namun, pihaknya tetap berharap agar tidak ada bencana yang menyebabkan masyarakat menderita.
Untuk masalah pangan ini, pihaknya juga tetap berkoordinasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) maupun Dinas Sosial untuk memilih mana masyarakat yang benar-benar berhak untuk mendapatkannya.
“Jadi kami tidak hanya mengeluarkan bantuan pangan saja,” tuturnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here