Beranda Mataram Dana LPDB di NTB Lamban Cair

Dana LPDB di NTB Lamban Cair

BERBAGI
SUSAN/RADAR MANDALIKA Yoseva

MATARAM – Beberapa koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di NTB, mengeluhkan lambannya pencairan dana dari Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM. Sementara koperasi dan UKM-UKM tersebut membutuhkan dana LPDB untuk mengembangkan usahanya.
Asisten Deputi Pengembangan dan Penguatan Usaha, Yoseva mengatakan, LPDB menjadi salah satu akses permodalan di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM. Akses ini menggunakan persyaratan yang normal. Semua daerah di NTB bahkan hingga perbankan, mengembangkan kredit mikro melalui LPDB tersebut. “Kalau memang sudah dapat, seharusnya sudah cair,” katanya.
Keterlambatan pencairan kemungkinan disebabkan oleh tahapan yang harus dilalui penerima dana. Ia pun menyarankan koperasi dan UKM penerima bantuan dana tersebut, segera melakukan kroscek ke pusat. “Bukannya menunggu,” imbuhnya.
Menurutnya, jika koperasi dan UKM mendapatkan anggaran tersebut maka akan ada pemberitahuan. Namun jika belum kunjung cair, tentunya penerima harus mendatangi lembaga LPDB langsung di pusat. Lambannya pencairan tersebut bisa jadi disebabkan masalah teknis. Misalnya kesalahan pada rekening penerima. Semisal kurang titik saja, bisa menghambat pencairan. Terlebih lagi jika rekening tersebut milik pribadi dan rekening lama. Keduanya membuat dana tidak bisa disalurkan pada penerima. “Jika terlalu lama, sebaiknya mengecek kembali berkas pengajuannya, apakah sudah sesuai atau belum,” pungkasnya.
Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, H Lalu Saswadi mengatakan, ada UKM dan koperasi yang mendapatkan dana tersebut. Namun masih banyak juga yang belum bisa mendapatkan anggaran LPDB tersebut. Hal ini terus dicari letak masalahnya, yang membuat Koperasi dan UKM tidak mendapatkan dana itu. “Kita dorong untuk mencari kenapa sih susah sekali dapatnya,” ujarnya, kemarin.
Dikatakan, akses permodalan tidak berasal dari Dinas Koperasi dan UMKM NTB. Dinas hanya menjadi pembantu penyalur bantuan yang masuk. Bantuan tersebut diberikan pada koperasi yang dianggap mampu. Terutama nantinya akan membantu usaha UKM dan UMKM yang ada di kawasannya. “Saya rasa jika pencairan lamban perlu dilakukan kroscek lagi,” katanya.
Bagi koperasi dan UKM yang ingin mendapatkan bantuan LPDB perlu memastikan kelengkapan yang diajukan. Sebab bisa jadi kurangnya kelengkapan menjadi faktor penyebab lambannya pencairan dana tersebut. “Mungkin karena syarat itu makanya belum-belum cair,” ucapnya. (cr-can/r3).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here