Beranda Praya Metro Tunggu Surat dari Kodam

Tunggu Surat dari Kodam

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA BELUM TUNTAS: Tanah milik TNI-AD yang masih dipagar, kemarin.

PRAYA – Proyek pelebaran jalur ruas Praya-Biao belum 100 persen tuntas untuk lahannya. Sebab, sampai dengan saat ini tanah milik TNI-AD tepat di Jalan Jenderal Sudirman belum bisa digusur.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng, M Amir Ali mengatakan, persoalan ini sudah selsai namun sementara waktu pihaknya masih menunggu surat dari komando daerah militer (Kodam).
Kata Amir, hasil koordinasi dengan pihak Kodim 1620 Loteng sudah ada kata sepakat yakni, tanah yang kenak dampak pelebaran jalur bakal dihibabkan untuk pengerjaan pelebaran jalur.
“Lahan itu tidak ada masalah tinggal nunggu surat resmi hibah saja dari Kodam. Karena Kodam yang mempunyai urusan mengani hal itu. Kalau surat itu sudah kami terima tentu pengerjaan pasti akan dilakukan langsung,” terang Amir pada Radar Mandalika, kemarin.
Amir menegaskan, pihaknya belum mengetahui kapan surat hibah ini akan dikeluarkan oleh Kodam. Hanya saja secepatnya pihaknya akan berkoordinasi agar segera dikeluarkan. Dan pengerjaan jalur dua tersebut bisa dituntaskan.
“Saya tidak tahu luas tanah itu,” ujarnya.
Amir mengaku, panjang pelebaran jalur itu sekitar 1,4 kilometer (km). Dua jalur dengan empat lajur, sehingga nantinya bisa menghubung jalur utama Kota Praya. Untuk biaya pembangunan jalan ini, seluruhnya ditanggung oleh pemerintah pusat. Termasuk pembangunan dua jembatan.
Sementara, pemerintah daerah hanya diberikan jatah untuk pembebasan lahan. Dimana sebelumnya alokasi anggaran yang sudah dikeluarkan sebesar Rp 45 miliar lebih.
“Ini pun untuk anggaran pembebasan lahan masih kurang sekitar Rp 5 miliar lebih. Namun untuk yang belum dibayar kami akan melunasinya pada APBD perubahan tahun ini,” beber dia.

Sementara itu, Dandim 1620 Loteng, Letkol Inf Is Abul Rasi yang dikonfirmasi membenarkan tanah itu milik TNI. Tapi pihaknya TNI bersama Pemkab sudah sepakat untuk mengganti lahan itu dengan menghibahkan tanah lain ke TNI.
“Jadi kita akan hibahkan, nanti Pemda juga akan hibahkan tanah lagi ke TNI AD,” katanya via ponsel, kemarin. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here