Beranda Mataram Wali Kota Sibuk, Gebyar PBB Diundur

Wali Kota Sibuk, Gebyar PBB Diundur

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA H Syakirin Hukmi

MATARAM —Gebyar pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) rencananya dimulai kemarin (23/7) hingga 30 Agustus mendatang. Namun, jadwal dimulainya gebyar diundur menjadi tanggal 30 Juli. Alasannya, karena kesibukan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. “Karena kesibukan padat, kepala daerah juga harus ke Istana Bogor karena ada kegiatan,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, H Syakirin Hukmi saat dikonfirmasi, kemarin.
Wali Kota, kata Syakirin, ingin bertemu langsung masyarakat melalui kegiatan gebyar PBB. Sehingga diputuskan, mencari waktu lain agar Wali Kota bisa hadir di pembukaan gebyar PBB. “Gebyar PBB akan dimulai tanggal 30 Juli hingga 30 Agustus, karena tanggal 31 Agustus merupakan tanggal jatuh tempo,” jelasnya.
Sampai dengan saat ini, realisasi PBB sebesar 25 persen dari target Rp 26 miliar. Selama gebyar PBB hingga 31 Agustus, realisasi ditargetkan bisa mencapai 95 persen atau sekitar Rp 24 miliar. Mengenai sanksi social bagi wajib pajak yang menunggak PBB, menurut Syakirin, baru bisa diberikan bila evaluasi sembilan Perda yang diajukan BKD rampung di provinsi.
“Kita sudah minta ke provinsi hasil evaluasi terhadap Sembilan perda,” katanya.
Rencana awal, gebyar pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun ini akan digelar lebih dari sebulan. Yakni dari tanggal 23 Juli hingga 31 Agustus. Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya selama sebulan.
Alasannya, karena tahun ini banyak hari libur. Sehingga dibuka gebyar PBB lebih lama agar target pembayaran PBB cepat terealisasi. “Sengaja diberi waktu lebih panjang untuk lebih aktif menagih ke wajib pajak,” ujar Syakirin sebelumnya.
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, gebyar PBB juga akan menyediakan doorprize bagi pembayar PBB. Jika ingin mendapat doorprize hingga hadiah utama sepeda motor, wajib pajak harus menjadi membayar PBB di awal-awal. Bukan saat gebyar PBB. “Yang bayar paling awal, berpeluang dapat hadiah. Kalau belakangan gak dapat,” pungkasnya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here