Beranda Headline Siapkan Mutasi, Zul Ngaku Santai

Siapkan Mutasi, Zul Ngaku Santai

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA PEMENANG PILGUB: Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih, Zul-Rohmi pada saat di momen daftar di KPU, beberapa waktu lalu.

MATARAM – Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB menetepkan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023, Zulkieflimansyah – Sitti Rohmi Djalilah. Penetapan itu menandakan proses Pilgub 27 Juni lalu sudah tak bermasalah.
Pasangan Zul Rohmi tinggal menunggu dilantik untuk memimpin NTB lima tahun kedepannya. Tentunya kerja awal tahun tidak lepas dari konsep pembangunan NTB lebih baik seperti tagline Paket Zul Rohmi menuju NTB Gemilang. Namun bagaimana dengan kabar mutasi usai dilantiknya nanti, Zulkieflimansyah masih belum menanggapi serius. Bang Zul sapaan akrabnya mengaku masih santai apalagi dirinya belum resmi ngantor sebagai kepala daerah.

“Belum masuk, santai,” kata Zul yang dikonfirmasi via ponsel, kemarin.

Sementara itu, terkait dengan kabar tidak semua Kepala OPD mendukungnya membuat bang Zul terlihat kaget. Ia mengaku baru mengetahui akan hal itu.
“Saya baru tau itu,” jawab Zul.

“Siapa saja yang nggak dukung,” tambah dia.

Untuk membangun NTB, semua pihak diminta bersatu sebab tanpa ada persatuan tidak mungkin visi misi pembangunan bisa jalan. Seandainya ada kabar ada Kepala OPD tidak mendukungnya tentu bukan hal yang harus menjadi kendala pembangunan. Perbedaan pilihan tak mesti menjadikan satu hambatan membangun daerah NTB.
“Kita nggak boleh menduga ada OPD tidak dukung,” katanya semabari tersenyum.

Sementara itu Biro pemerintahan Setda NTB menyampaikan paslon Zul Rohmi resmi menjadi gubernur dan wakil gubernur pada 17 September mendatang. Orang nomor 1 dan nomor 2 itu akan dilantik di Istana Negara bersama gubernur dan wakil gubenur lainnya di Istana Negara.

“Insyaa Allah rencana pelantikan tanggal 17 September 2018 di Istana negara Jakarta,” kata Karo Pemerintahan Setda NTB, Wirajaya Kusuma terpisah.

Sementara itu sejumlah Kepala OPD yang dimintai tanggapan soal mutasi yang akan dilakukan oleh pemimpin baru belum ada yang merespons. Kepala Dinas Pariwisata NTB, HL Moh Faozal hanya membaca pesan namun tidak menjawabnya.

Berbeda dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Husnanindiyati Nurdin terlihat pasrah. Sebagai staf dirinya bekerja saja sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi). Soal mutasi yang akan dilakukan gubernur dan wakil gubernur NTB yang baru hal itu merupakan hak priogratif mereka.
“Mutasi hak prerogatif beliau,” kata Husna singkat. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here