Beranda Lombok Utara RPH Jorok, Bupati Berang

RPH Jorok, Bupati Berang

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika MEMANTAU: Bupati Najmul Akhyar saat melihat kondisi perkembangan ternak sapi Lombok Utara pada kontes ternak beberapa waktu lalu.

KLU –Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menyoroti kondisi rumah potong hewan (RPH) yang berlokasi di belakang Pasar Tanjung. Ia menilai RPH satu-satunya di Kabupaten Lombok Utara tersebut terkesan jorok.
“Makanya dinas terkait tolong perhatikan RPH itu. Saya lihat kondisinya kurang diperhatikan, jadi tidak enak dipandang mata,” cetus Najmul.
RPH yang menjadi tempat pemotongan ternak itu kata Bupati harusnya bersih karena dapat mempengaruhi minat para pembeli untuk membeli daging di tempat itu. Di sisi lain sistem pengelolaan masih kurang baik dilakukan.
Najmul juga menyinggung persoalan mengenai kesehatan ternak yang ada di Lombok Utara yang dinilainya perlu adanya pusat kesehatan hewan. Hal ini penting lantaran hewan juga memiliki kondisi yang sama dengan manusia bisa sakit sewaktu-waktu. Sehingga jika terjadi gangguan kesehatan dari hewan yang dipeliharan kelompok masyarakat bisa ditangani dengan secepat mungkin.
“Kalau bisa itu pusat kesehatan hewan dibentuk di tiga titik dulu, di kawasan barat, tengah dan kawasan timur,” sarannya.
Sementara itu, kaitan Lombok Utara yang cukup banyak berdiri hotel dan restoran dengan kebutuhan dagingnya saat ini diakui Najmul masih banyak disuplay dari luar Lombok Utara. Dimana daging Lombok Utara saat ini hanya baru masuk di 11 hotel dari jumlah hotel yang mencapai ribuan.
“Dengan upaya menjaga ke higienisan daging, produksi daging yang terus meningkat dan juga perawatan kesehatan yang tanggap tentu ke depan bisa dilakukan pemenuhan yang lebih banyak terhadap hotel dan restoran. Bila perlu nanti semua hotel bisa membeli daging dari Lombok Utara,” pungkasnya. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here