Beranda Praya Metro Desa Enggan Minta Pendampingan

Desa Enggan Minta Pendampingan

BERBAGI

PRAYA — Desa di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mulai enggan minta pendampingan ke Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng. Buktinya, sampai saat ini belum ada desa yang mengajukan pendampingan?
“Belum ada Kades yang mengajukan permohonan pendampingan pengelolaan dana desa,” ungkap Kasi Intel Kejari Loteng, Feby Rudy, kemarin.
Feby mengaku, tidak mengetahui alasan para Kades kenapa tidak lagi mau mengajukan permohonan pendampingan. Padahal, tim itu mengedepankan pencegahan agar tak terjadi penyelewengan dana maupun kesalahan administrasi. Tapi, dia memperkirakan mereka belum mengajukan karena memang disibukkan dengan Pilgub, Pilkades sebentar dan banyak Kades yang nyaleg.
“Kalau tahun sebelumnya semua desa kami berikan pendampingan. Terkecuali Desa Beraim,” bebernya.
Feby menegaskan, pihaknya dari TP4D tak bisa bekerja mendampingi pengelolaan dana desa apabila tidak ada surat permohonan yang diajukan. Sehingga sebelum dilakukan pendampingan memang harus ada MoU dengan desa.
“Ya, kalau memang mereka tidak mau didampingi silakan saja. Soalnya kami tidak akan memaksa,” katanya.
Feby mengaku, harusnya desa ini harus segera mengajukan pendampingan. Apalagi, dalam waktu dekat akan dilaksanakan Pilkades, tentua di sana sangat rentan masuk laporan.
“Lihat saja selesai Pilkades ini. Pasti akan banyak laporan yang kami terima,” yakin dia. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here