Beranda Headline Stok Bibit Menipis, Harga Ayam Meroket

Stok Bibit Menipis, Harga Ayam Meroket

BERBAGI
SUSAN/RADAR MANDALIKA SIDAK: Tim Satgas Pangan NTB dipimpin Kepala Dinas Perdagangan NTB Hj Putu Selly Andayani saat mengecek ketersediaan daging ke peternak ayam di Narmada, Sabtu (21/7).

MATARAM —Hingga pertengahan tahun, harga daging ayam masih terpantau mahal di beberapa pasar tradisional. Bahkan sejak seminggu terakhir, harga daging ayam secara nasional terus merangkak naik. Penyebabnya, keterbatasan bibit serta tingginya harga pakan.
Pemilik peternakan ayam boiler, Bayu mengatakan, harga bibit (DOC) naik dari Rp 600 ribu per box isi 100 ekor menjadi Rp 900 ribu per box. Ketersediaan bibit juga sedikit. “Harga bibit kita naik Rp 300 ribu perboxnya,” ujar pemilik peternakan ayam di Dusun Nyurlembang Daye, Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Sabtu (21/7).
Ditambahkan, ia mengambil dari perusahaan mitra yaitu UD Bagus Unggas Jaya (BUJ) seharga Rp18 ribu per kilogram (kg). Sesuai kontrak, ditambah bonus apabila harga pasaran tinggi. “Ya kita kan kontrak. Jadi mau mahal mau anjlok harganya tetap segitu,” tuturnya.
Manajer UD Bagus Unggas Jaya, I Made Agustina mengatakan, salah satu penyebab kenaikan harga ayam karena libur panjang lebaran 2018. Sehingga, pabrik pakan dan penetasan DOC lama tidak beroperasi sehingga DOC langka, Kenaikan harga pakan juga mempengaruhi harga.
Namun perusahaan memberikan kebijakan kepada pemasok, sehingga harga pakan tetap sama sampai akhir Juli 2018. Baru akan naik terhitung tanggal 1 Agustus 2018. “Perusahaan ayam yang ada di Pulau Lombok sepakat tidak jualan dari Kamis (19/7) sampai Minggu (22/7), karena tidak ada ayam yang siap panen,” jelasnya.
Perusahaan kembali jualan mulai Senin (23/7), namun dengan harga tetap tinggi, karena stok masih terbatas. Untuk harga, Made mengambil di peternak Rp 26 ribu perkg. Dilepas ke pengepul Rp 27 ribu perkg. Namun saat ini stok ayam tidak ada karena di tingkat peternak belum siap panen. “Kita ambilnya nanti hari Senin (23/7) ini akan panen di beberapa peternak, tetapi tidak banyak,” sebutnya.
Pengepul atau pemotongan ayam boiler UD Risky, Hj Ariani membenarkan jika mulai Kamis (20/7) terdapat lima perusahaan di Pulau Lombok sepakat libur. Sebab, tidak ada stok lantaran stok bibit ayam tidak ada. “Yang biasanya kita ambil 1500 ekor perhari, tapi sekarang tidak bisa. Malah dikurangi,” ujarnya.
Menurutnya, kemarin hingga hari ini (Senin, Red) kemungkinan daging ayam broiler akan kosong di pasaran. Sebab, perusahaan baru mulai buka hari Senin. Sehingga baru bisa jualan hari Selasa (24/7). “Karena tidak ada stok, mulai Minggu ya terpaksa kita libur jualan,” akunya.
Pemotongan yang terletak di Lingkungan Suradadi, Kelurahan Karang Baru Kota Mataram ini mengambil daging ayam broiler bersih khusus dari Surabaya melalui perantara. Sehingga harga haragnya Rp 40 ribu perkilogram bersih, harga jual eceran Rp 50 ribu perkg, dan memasok ke pedagang Rp 42 ribu perkg. “Tapi saat ini stok minim,” kata Ariani.
Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Andayani mengatakan, harga daging ayam broiler di pasar tradisional wilayah Kota Mataram saat ini berkisar antara Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu perkg dengan ketersediaan stok yang terbatas. Setelah tim satgas pangan NTB melakukan pantauan dari tingkat hulu yaitu mitra peternak, peternak hingga pedagang di beberapa lokas, dikeluhkan masalah bibit yang sedikit serta pakan ayam yang terus naik.
“Ternyata bibitnya mahal, naiknya 50 persen. Pakan ternaknya juga mahal. Jadi stoknya tidak ada dan berpengaruh kepada harga yang mahal,” ujarnya.
Bahkan dua hari ke depan, stok ayam di pasar “menghilang” lantaran peternak akan panen hari ini (23/7). “Senin akan panen, otomatis Selasa akan ada lagi ayamnya,” sambung Selly yang akan terus melakukan kordinasi dengan pusat terkait permasalahan ini.
Selly meminta masyarakat bisa menjadi konsumen cerdas, khususnya para ibu rumah tangga agar berbelanja sesuai kebutuhan bukan keinginan. “Masyarakat sekarang cari pengganti dari ayam untuk sementara, sambil kita menunggu situasi kedepannya nanti,” pungkasnya. (cr-can/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here