Beranda Lombok Timur Sisi Lain Aktivitas Paskibraka Lotim Jelang Karantina

Sisi Lain Aktivitas Paskibraka Lotim Jelang Karantina

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA LINTAS MEDAN: Para calon Paskibraka di bawah pembinaan para pelatih, saat mengikuti kegiatan lintas medan, Sabtu (21/7) lalu.

Diajak Lintas Medan, Sambil Mengenal Lingkungan

Sebelum mengemban tugas berat di puncak peringatan HUT RI Agustus mendatang, lintas medan calon paskibraka menjadi menu wajib setiap jelang karantina.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM

PASUKAN Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) setiap tahun direkrut pemerintah, melalui Purna Paskibraka Indonesia (PPI). Rekrutmen Paskibraka ini, dilakukan mulai dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan. Tak terkecuali juga Lotim, setiap tahun melakukan rekrutmen Paskibraka.
Proses rekrutmen Paskibraka tingkat kabupaten tidak instan. Melainkan melalui proses panjang, dari tingkat kecamatan sampai tingkat kabupaten. Persyaratannya bukan sekadar harus memiliki postur tubuh bagus. Akan tetapi, harus mumpuni dalam baris berbaris, dan sebagainya. Untuk lolos menjadi paskibraka kabupaten, banyak tahapan harus dilalui. Selain tes baris berbaris, dan teori serta kesehatan. Juga harus melalui tes wawancara. Sehingga, bisa menghasilkan Paskibraka yang diharapkan.
Bagaimanapun ketika pelaksanaan saat mengibarkan bendera pusaka dan menurunkan bendera pusaka, dibutuhkan mental kuat, agar tidak salah. Karena terkadang, saat pelaksanaan bendera bisa terbalik hingga hal unik dimana sepatunya terlepas. Setiap tahun, jumlah Paskibraka yang direkrut sebanyak 32 orang.
Tahun 2017 dari calon Paskibraka yang dinyatakan lulus, tiga di antaranya lulus ke tingkat provinsi, dan satu diantaranya lulus menjadi Paskibraka tingkat nasional. Sementara tahun ini, jumlah Paskibraka dinyatakan lulus ke tingkat Provinsi sebanyak tiga orang, dan yang melaju ke tingkat nasional sebanyak dua orang.
PIP Lotim mencari bibit Paskibraka ke sejumlah sekolah sejak beberapa bulan lalu. Setiap sekolah asal Paskibraka, dibina. Setelah rekrutmen dibuka, peminatnya cukup tinggi, hingga 100 orang lebih. Semua tampak semangat saat seleksi berlangsung.
Terhadap 32 orang yang sudah dinyatakan lolos menjadi calon Paskibraka, akan menjalani masa karantina, di bawah asuhan para pelatih dari PIP, Kodim 1615 dan Polres Lotim. Selain akan mendapatkan ilmu teori, juga akan banyak praktek di lapangan. Sehingga, ketika pelaksanaannya nanti, berjalan lancar.
Sebelum dilakukan karantina, Sabtu (21/7) lalu para calon Paskibraka ini melaksanakan kegiatan lintas medan. Lintas medan sepanjang 7 km dimulai dari Kantor Bupati, hingga finish di kantor Bupati juga. Rute lintas medan ini, Pancor, Lendang Baiduri, Sandubaya, dan Selong. Peserta sembari mengikuti kegiatan seperti lari bersama, latihan baris berbaris, serta latihan fisik dan mental.
Selama lintas medan, pelatih dan pembina ada yang menawarkan mereka mundur, bila tidak merasa mampu secara fisik maupun mental selama latihan. Mereka juga didampingi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lotim. “Tujuan lintas medan sebelum karantina nanti, untuk mengenal lingkungan. Termasuk bertujuan untuk mempererat hubungan emosional calon Paskibraka Lombok Timur. Usai mengemban tugas nanti, mereka bergabung di PPI Lombok Timur,” kata Ketua PPI Lotim, Eka Taufan Pradita. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here