Beranda Praya Metro Polsek Pratim Sebar 124 Plang BKPM

Polsek Pratim Sebar 124 Plang BKPM

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA BERUGAK: Salah satu Bhabinkamtibmas Polsek Praya Timur tengah berdiskusi dengan sejumlah tokoh masyarakat di wilayah binaannya setelah memasang plang Berugak Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM), kemarin.

PRATIM —Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Praya Timur sejak beberapa hari terakhir menyebarkan plang Berugak Kemitraan Polisi dan Masyarakat (BKPM) di 10 desa di Praya Timur. Plang ini berjumlah 124 unit. Program ini sendiri merupakan terobosan baru dari Kapolres Loteng, AKPB Kholilul Rachman.
Kanit Bimas Polsek Pratim, Bripka Ahmad Hidayatullah mengungkapkan, berugak yang menjadi sasaran pemasangan plang ini ialah berugak yang aktif difungsikan oleh warga sekitar. Selain itu, dari 10 desa yang ada di Praya Timur, lebih dari 10 unit berugak dipasangkan plang. Harapannya, nanti diberugak yang dipasangkan plang ini fungsinya bisa lebih luas lagi. Misalnya untuk musyawarah persoalan pendidikan, sosial, budaya, agama dan masalah lainnya. Bahkan harapan terbesarnya, ungkap Dayat sapaan akrab polisi muda ini, ketika ada persoalan, masalah dan perselisihan warga bisa dicari jalan keluarnya melalui musyawarah di berugak tersebut. Nantinya semua tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan Bhabinkamtibmas yang ada di desa bisa menjadi mediator. Dengan demikian, tidak semua persoalan yang terjadi di bawah harus diselesaikan di aparat polisi dan lainnya.
“Untuk upaya problem solving (penyelesaian masalah), kita arahkan dilakukan berugak BKPM itu,” ungkapnya.
Ditambahkan, ke depan ketika pihaknya melakukan sosialisasi dan penyuluhan hukum dan lainnya akan memanfaatkan berugak tersebut. Sehingga semua pihak terlibat dan secara tidak langsung kemitraan dengan masyarakat terjalin. Tidak itu saja, sebagai upaya pembinaan ke masyarakat, berugak tersebut akan difungsikan sebagai pusat ronda malam.
“Makanya pemasangannya kita libatkan semua Bhabinbkamtibmas. Biar mereka langsung yang bina aktifitas warga di berugak itu,” pungkasnya. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here