Beranda Headline Peran Srikandi DPRD Lobar dalam Pembangunan

Peran Srikandi DPRD Lobar dalam Pembangunan

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA Hj Rafiah Musa Anggota Komisi II DPRD Lobar

Prioritaskan Bantuan Langsung ke Masyarakat

Peran wakil rakyat dari kalangan perempuan nampaknya sangat berpengaruh dalam pembangunan di Lombok Barat (Lobar). Seperti yang ditunjukan oanggota DPRD Lobar Hj Rafiah Musa. Politisi daerah pemilihan (Dapil) Kediri-Labuapi ini telah berbuat banyak untuk menyuarakan aspirasi masyarakatnya.
Kendati seorang perempuan, ia mampu menunjukan kepeduliannya kepada masyarakat Lobar. Tentunya aspirasi itu dipastikan oleh srikandi kelahiran 30 Desember 1972 ini, tidak hanya datang dari kalangan perempuan, melainkan juga laki-laki. “Justru perempuan kan lebih perhatian, lebih mengerti kebutuhan masyarakat,” ungkap Rafiah.

Politisi Hanura ini mengaku jika aspirasi yang diterima dari masyarakat beragam. Mulai dari peningkatan infrastruktur, bantuan pemberdayaan masyarakat dan usaha, khususnya usaha kelompok perempuan dan lainnya. Dari berbagai aspirasi itu, ia mewujudkannya dengan menggunakan dana aspirasi dewan yang dijatahkan setiap tahunnya.

Walaupun demikian, wanita berjilbab ini sangat menyadari jika dana aspirasi itu masih dirasa belum dapat memenuhi semua aspirasi masyarakat. Sehingga dirinya kerap berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lobar. “Kita berkoordinasi lintas SKPD,” ujarnya.

Melalui koordinasi dengan Dinas PUPR, pembangunan talud di Desa Merembu Kecamatan Labuapi tahun ini dapat direalisasikan. Termasuk dengan peningkatan infrastruktur lainnya. Sedangkan dengan Disperindag Lobar, membantu pemberian bantuan atau peningkatan SDM wirausaha. “Dengan SKPD lain saya juga aktif berkoordinasikan, menyampaikan aspirasi masyarakat,” jelasnya.

Anggota Komisi II ini lebih memilih memprioritaskan bantuan langsung yang bersumber dari dana aspirasinya. Terlebih untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang usaha. Tak heran ia kerap memberikan bantuan kepada kelompok usaha, khususnya perempuan. Berupa bantuan alat usaha seperti mesin jahit, alat pembuat kue, gerobak, dan sebagainya.

Ia merasa bantuan seperti itu akan lebih membantu karena langsung dipergunakan. “Aspirasi masyarakat itu sangat beragam, dan itu kita tetap perjuangkan. Baik yang menggunakan dana aspirasi ataupun kita perjuangkan untuk dianggarkan di APBD,” pungkas politisi Hanura ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here