Beranda Praya Metro Kasus Pelecehan dan Kekerasan Anak Tinggi

Kasus Pelecehan dan Kekerasan Anak Tinggi

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Muliardi Yunus

PRAYA — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Lombok Tengah (Loteng), H Muliardi Yunus menyebutkan jika kasus pelecehan seksual dan kekerasan anak masih tinggi di Loteng.
Namun sayang, Muliardi enggan membeberkan data anak terlibat kasus pelecehan dan kekesaran yang pihaknya terima. Tapi, ia menyebutkan ini dibuktikan dengan melihat kasus yang ditangani aparat kepolisian. Belum lagi, baru-baru ini kembali terjadi.
“Makanya setiap kali kita turun untuk meberikan penyuluhan kami terus meminta kepada orang tua untuk intens mengawasi anaknya,” cerita dia.
Muliardi mengaku, maraknya kasus ini, memang sangat memerlukan langkah-langkah kongkrit dari semua pihak. Baik itu pemerintah, legislatif, maupun yudikatif. Belum lagi beban moral yang dialami keluarga korban. Keluarga korban pun bisa mengalami gangguan psikologis.
“Karena itu, hukuman pelaku tidak boleh ditolerir lagi,“ tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman menegaskan, kasus kekerasan yang dialami anak di Loteng masih marak. Sebab, berdasarkan data yang tercatat di Polres Loteng, tahun 2016 tercatat sekitar 23 kasus. Sedangkan tahun 2017 tercatat mencapai 15 kasus. Belum lagi dengan tahun ini, yang sudah mulai lumayan jumlahnya.
“Kasus kekerasan berawal dari minimnya peran orangtua dalam mendidik anak,” kata Kapolres, kemarin. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here