Beranda Headline Dasawarsa Lombok Utara Jadi Momen Refleksi Diri

Dasawarsa Lombok Utara Jadi Momen Refleksi Diri

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika PENGHARAGAAN: Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar saat memberikan penghargaan kepada atlet juara dunia lari, Lalu Muhamad Zohri yang diterima kakak kandung Zohri, Baiq Fazila berupa reward lahan seluas 5 are.

KLU —Sabtu 21 Juli lalu, Kabupaten Lombok Utara genap berusia 10 tahun. Meski masih cukup belia, namun kemajuan dan prestasi cukup membanggakan.
“Peringatan HUT kali ini bukanlah hajatan seremonial semata, tetapi harus dijadikan titik kilas balik sejarah dan titik refleksi atas apa yang akan dilaksanakan dalam pembangunan,” ujar Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar.
Ia pun menilai pencapaian pembangunan selama satu dasawarsa ini menjadi manifestasi kesungguhan dan komitmen bersama seluruh stakeholder dalam membangun kemitraan pada proses pemerintahan dan pembangunan.
“Dari itu saya mengajak kita semua untuk memperteguh lagi komitmen dalam berkarya dengan pikiran yang visioner, inovatif dan produktif,” ajak Najmul.
Lebih jauh Najmul memaparkan, dalam perjalanannya selama satu dasawarsa, Kabupaten Lombok Utara diakhir tahun 2017 telah mampu merealiasasikan pendapatan daerah dengan angka setiap tahun yang terus mengalami peningkatan. Bahkan selama tiga kali berturut-turut Gumi Tioq Tata Tunaq menghasilkan opini wajar tanpa pengecualuan (WTP) dari BPK RI dan sejumlah apresiasi penghargaan pun didapatkan hingga mencapai 50 lebih penghargaan.
“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT, di tengah keterbatasan sebagai daerah otonomi baru yang memiliki kapasitas viskal yang kecil, tapi banyak prestasi yang sudah ditorehkan. Ini kado buat masyarakat Lombok Utara,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu pula, Najmul juga menyampaikan beberapa program yang sudah berjalan. Mulai dari dokter desa, ambulan desa, Jubah, saber drop out, hingga saber gebuk.
Melalui peringatan Dasawarsa Lombok Utara ini juga, Pemkab Lombok Utara memberikan sejumlah penghargaan. Diantaranya juara lomba pengelolaan sampah se-KLU, atlet berprestasi, hingga pegawai negeri teladan. Selain itu, bersamaan bersama Deputi Kementrian Desa mengukuhkan Majlis Kerama desa se-Lombok Utara.
Diakhir acara, masyarakat juga disuguhkan dengan berbagai hiburan. Mulai dari atraksi seni bela diri pelajar asal Korea Selatan, parade budaya dan potensi desa. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here