Beranda Lombok Barat Pengerjaan IGD RSUD Tunggu Juknis Pusat

Pengerjaan IGD RSUD Tunggu Juknis Pusat

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA BELUM DIMULAI: Kondisi RSUD Tripat Gerung belum tampak dimulainya pembangunan IGD, kemarin.

LOBAR —Rencana pengerjaan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tripat Gerung tahun ini, nampaknya akan diundur. Lantaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengerjaan RSUD bertipe B itu, belum dapat dieksekusi.
Apalagi petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksana (Juklak) belum turun dari pusat ke Lobar. “Realisasi DAK kadang hambatannya bukan di dinas, tapi di Juknisnya yang belum turun dari pusat,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid ditemui selepas salat Jumat, kemarin.
Belum turunnya Juknis itu mempengaruhi belum dapat dieksekusinya DAK sebesar Rp 25 miliar. Akibatnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lobar belum dapat memulai pembangunan untuk IGD tahun ini. “Juknisnya belum keluar. Kalau kerja bisa ditangkap,” imbuhnya.
Fauzan menjelaskan, setiap pengerjaan yang bersumber dari DAK, baru dapat dieksekusi sesuai juklak juknis dari pemerintah pusat. Bahkan terdapat regulasi berupa Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) yang mengikatnya. “Jadi tidak semata-mata temen-temen (dinas) ini tidak kerja,” tegasnya.
Sebelumnya, Dirus RSUD Tripat Gerung H Arbain Ishak mengaku, pengerjaan IGD belum dimulai. Lantaran dana dari pusat belum bisa dieksekusinya. Menurut pria bergelar dokter gigi ini, seharusnya dana pusat itu sudah turun. Sebab sesuai jadwal, IGD itu seharsunya sudah berjalan pada April sampai Mei. “Katanya dana belum turun dari pusat,” ujarnya.
Ia tidak tahu apa kendala hingga kini anggaran pusat itu belum kunjung turun. Kemungkinan karena adanya rasionalisasi anggaran yang dilakukan pemerintah, sehingga mempengaruhi turunnya anggaran ke daerah. (cr-win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here