Beranda Headline Inspektorat Minta 10 Desa Lakukan Pengembalian

Inspektorat Minta 10 Desa Lakukan Pengembalian

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Lalu Aswatara

PRAYA — Diam-diam Inspektorat Lombok Tengah (Loteng) sudah tuntas melakukan audit di 96 desa yang dalam waktu dekat melakukan Pilkades.
Dari hasil audit, di 10 desa Inspektorat merekomendasikan untuk mengembalikan uang negara sesuai hasil pemeriksaan di lapangan. Namun sayang, Inspektur Inspektorat Loteng L Aswatara tidak membeberkan 10 desa yang dimaksud.
Dimana, jumlah uang yang akan dikembalikan itu, lebih 200 juta. Masing –masing desa ada yang mengembalikan dari angka Rp 2 juta hingga puluhan juta.
Aswatara menegaskan, pihaknya sudah selesai melakukan audit beberapa waktu lalu. Tapi masih saja ada beberapa temuan dari hasil audit dilakukan tim. Padahal, sebelumnya tim pemeriksa dari Inspektorat sudah melakukan pembinaan di desa.
“Kami tetap melakukan pembinaan. Tapi masih saja kami menemukan temuan,” beber dia di kantor Bupati.
Aswatara menegaskan, terkait dengan pemeriksaan dana desa itu, tim audit melakukan dengan prosedur yakni, tim yang sudah dibentuk turun ke desa, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap semua penggunakan dana desa (DD), mulai dari SPJ penggunaan dana desa, termasuk melakukan pemeriksanaan kegiatan fisik di lapangan.
“Semuanya akan kita periksa, untuk memastikan dana desa tersebut telah dialokasikan dan dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Namun demikian, pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Inspektorat katanya merupakan pemeriksaan reguler setiap tahun anggaran.
“Ada atau tidak laporan masyarakat kami tetap melakukan pemeriksaan,” ceritanya.

Dia mengaku, pihaknya melakukan audit sebenarnya bukan hanya di 96 desa saja. Tapi semua desa di wilayah Loteng setiap tahunnya. Audit itu merupakan kewajiban yang harus dilakukan melihat anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat ke desa ini sangat besar.
“Untuk anggaran desa sekarang sangat besar. Bahkan ada yang mencapai Rp 2 miliar,” beber dia.
Selain itu, audit dilakukan juga atas permintaan dari DPMD untuk melakukan audit di 96 desa yang akan melakukan pesta demokrasi tahun ini. Sebab, beberapa desa jabatan Kades akan memasuki akhir masa jabatan. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here