Beranda Lombok Barat Bacaleg PKPI Paling Sedikit

Bacaleg PKPI Paling Sedikit

BERBAGI
ILUSTRASI

LOBAR —Sebanyak 609 bakal calon legislative (Bacaleg) dari 16 partai politik (Parpol), sudah mendaftar ke KPU Lombok Barat (Lobar). Dari daftar Bacaleg tersebut, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) paling sedikit mendaftarkan kadernya.
Partai besutan Dyaz Faisal Hendropriyono ini hanya mengirimkan 14 kadernya untuk maju dalam Pileg 2019. Berbeda dengan Parpol lainnya yang rata-rata mengirimkan 38-45 kader. Hal ini tidak dibantahkan salah seorang kader PKPI Lobar, H Ahmad Zainuri.
Menurut anggota DPRD Lobar ini, sedikitnya kader yang didaftarkan lantaran partai ingin fokus pada kualitas dari calon itu. “Ini karena ada aturan partai yang harus diikuti,” ujar Zainuri.
Ia merincikan jumlah kader yang didaftarkan pada setiap daerah pemilihan (Dapil) di Lobar. Dapil 1 hanya tiga calon, dapil 2 sebanyak lima calon, kemudian dapil 4 dan 5 masing-masing tiga calon. “Untuk dapil 3 tidak ada calon,” cetusnya.
Kendati demikian, pihaknya tidak ingin saling menyalahkan dengan sedikitnya kader yang maju. Harapannya, semua kader partai dapat mencoblos caleg dari partai sendiri. “Siapapun yang naik dari PKPI nanti, diharapkan kita sudah punya fraksi sendiri,” harapnya.
Berdasarkan data rekapan KPU Lobar, terdapat sejumlah kader yang lompat ke partai lain. Bahkan, terdapat mantan anggota DPRD Provinsi NTB yang justru mendaftar di kabupaten. Seperti TGH Khudari Ibrahim.
Hal ini dibenarkan Ketua KPU Lobar, Suhaimi Syamsuri. Menurutnya, TGH Khudari mendaftar untuk dapil Kediri-Labuapi dan berada di nomor urut 1. “Iya benar, beliau (TGH Khudari, Red) didaftarkan di kabupaten,” kata Suhaimi.
Seperti diketahui, KPU Lobar memberikan batas maksimal pendaftaran bacaleg DPRD Lobar sebesar 100 persen dari jumlah 45 kursi. Kendati demikian, menurut Suhaimi, tidak mejadi masalah jika partai hanya sedikit mengirimkan bacalegnya. “Yang tidak capai 100 persen, ya itu haknya partai politik. Apa itu bagian strategi atau kesulitan mencari calon, kami tidak tahu,” ujarnya.
Diakuinya, seluruh Parpol sudah memenuhi keterwakilan caleg perempuan sesuai syarat di atas 30 persen. Namun, masih banyak berkas Bacaleg yang belum lengkap. “Masih dapat diperbaiki. Besok (hari ini, red) akan kita sampaikan (hasil verifikasi administrasi). Termasuk ada atau tidaknya caleg mantan narapidana kasus tertentu,” pungkasnya. (cr-win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here