Beranda Headline Dua Kurir Sabu Lintas Provinsi Diborgol

Dua Kurir Sabu Lintas Provinsi Diborgol

BERBAGI
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA UNGKAP KASUS: Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Imam Margono (kanan) dan petugas BNNP saat menunjukkan sabu, kemarin.

MATARAM – Dua orang diduga kurir narkoba jenis sabu lintas provinsi berhasil diborgol petugas badan narkotika nasional provinsi (BNNP) NTB, di Bandara Lombok Rabu dini hari. keduanya, Agus Mulyana, 36 tahun dan Endang Sri Wahyuningsih, 38 tahun warga Karawang, Jawa Barat.

Dalam aksi dua kurir ini, mereka memasukan sabu seberat 400 gram ke dalam dubur dan alat kelaminnya. Dua kurir ini diketahui hendak mengantar pesanan sabu ke NTB. Dari tangan keduanya, BNNP berhasil mengamankan barang bukti (BB) sebanyak delapan bungkus, lima bungkus dengan berat 250 gram dari dalam tubuh Agus Mulyana dan tiga bungkus dengan berat 150 gram dari dalam tubuh Endang Sri Wahyuningsih. Anehnya juga, Endang nekat memasukkan barang haram itu melalui alamat kelaminnya. BB lainnya diamankan BNNP masing-masing tiket mereka, tiga buah handphone genggam dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) masing-masing.
Seperti yang tertera di KTP Agus berlamat di RT/RW 002/001 Kelurahan Karawang Wetan Kecamatan Karawang Timur, Karawang Jabar. Sementara Endang sendiri beralamat di RT/RW 014/005, Kelurahan Karangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Karawang Jabar.

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Imam Margono mengatakan, kedua pelaku diamankan saat tiba di bandara yang sebelumnya telah mendapatkan informasih dari masyarakat. Dari informasi tersebut, BNNP langsung mengecek dua tersangka tersebut melalui alat scan tubuh (x-ray), hasilnya banar delapan bungkus sabu itu berhasil terlihat jelas di tubuhnya.

“Penangkapan dilakukan atas berkerjasama dengan pihak bandara juga,” beber Imam pada wartawan, kemarin.

Ia menjelaskan, modus kedua tersangka ini dengan cara memasukkan kedelapan bungkus barang bukti kedalam tubuhnya guna untuk mengelabui pemeriksaan secarah fisik dari petugas.
Setelah berhasil mengamankan kedua tersangka yang saat ini sedang ditahan di kantor BNNP NTB tersebut, langsung melakukan pengembangan untuk mengejar mitra dari keduanya.

Namun sayang, petugas dari BNNP NTB belum berhasil melakukan penangkapan, pasalnya petugas yang sempat meletuskan tembakan terhadap orang yang diduga sebagai pemesan barang haram tersebut ketika melakukan pengejaran di wilayah Kota Mataram. Mereka pun berhasil meloloskan diri dengan luka tembak.
“Dari pengembangan itu kita hampir berhasil menangkap pihak lain,” beber dia.
Namun dari pengejaran itu, satu dari empat orang yang berhasil melarikan diri tersebut ada yang mengalami luka di bahu atas kiri karena terkena tembakam.

Karena itu, hingga saat ini BNNP NTB terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap keempat orang yang diduga sebagai pemesan barang haram tersebut, termasuk juga pemilik kendaraan Yaris warna hitam yang dibagian kaca belakangnya bolong akibat terkena tembakan. Saat ini kendaraan sudah diamankan di BNNP NTB.
Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis lapis yaitu pasal 114 ayat 2, jo pasal 132 ayat 1, pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 dan pasal 115 ayat 1 UU nomor 32 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman belasan hingga puluhan tahun penjara. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here